Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 09:16 WIB

Uya Kuya Jadi Sorotan Usai Rumahnya Dijerat Masa

Author

Generated by Journalist AI

youngthink.id – Uya Kuya, presenter sekaligus anggota DPR RI, menjadi perbincangan hangat setelah rumahnya di Duren Sawit, Jakarta Timur, dijarah oleh massa. Kejadian ini muncul setelah video joget anggota DPR RI usai Sidang Tahunan MPR viral di media sosial dan memicu reaksi masyarakat.

Dalam video yang diunggah, Uya Kuya menunjukkan kondisi rumahnya yang rusak akibat aksi penjarahan tersebut. Uya juga menyampaikan permohonan maaf dan berharap agar barang-barang yang diambil bisa bermanfaat bagi para penjarah.

Aksi Penjarahan yang Mengguncang

Rumah presenter Uya Kuya di Duren Sawit dijarah oleh sekelompok massa yang tidak puas dengan tindakan anggota DPR RI. Aksi ini dipicu oleh video viral yang menunjukkan para anggota DPR RI joget-joget setelah Sidang Tahunan MPR, yang dianggap tidak peka terhadap situasi masyarakat saat ini.

Uya Kuya melihat kondisi rumahnya yang porak-poranda dan cepat merekam video di Instagram untuk menunjukkan dampak dari penjarahan tersebut. ‘Semoga apa yang diambil bisa bermanfaat bagi mereka yang melakukannya,’ ucapnya dalam video tersebut.

Komunitas online pun ramai mendukung Uya Kuya, mengingat bantuan yang pernah ia berikan di masa lalu. Banyak yang merasa tindakan sosial yang dilakukan sebelumnya beresonansi dengan aksi dukungan ini.

Permintaan Maaf dan Penjelasan

Sebelum insiden penjarahan, pada 30 Agustus 2025, Uya Kuya mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait video viral yang melibatkan dirinya. Dalam video permohonan maafnya, ia mengatakan, ‘Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia, atas apa yang terjadi berapa hari terakhir ini.’

Ia menjelaskan bahwa video-video lama miliknya yang diunggah kembali dengan narasi yang menantang adalah hasil pengeditan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Uya Kuya mengungkapkan khawatir akan dampak negatif bagi masyarakat yang mengharapkan perubahan dari pemerintah.

Ia juga menyebutkan, ‘Kami memahami bahwa apa yang terjadi ini mengakibatkan luka yang mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban yang harus gugur dan terluka akibat bentrokan-bentrokan yang terjadi.’

Akibat dan Respon Publik

Akibat dari kejadian ini, Uya Kuya yang merupakan anggota DPR RI dinonaktifkan dari jabatannya. Dia menerima keputusan tersebut dan berharap dapat diberikan kesempatan untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik di masa depan.

Menanggapi situasi yang berkembang, ia menegaskan bahwa video joget tersebut tidak dimaksudkan untuk mengejek atau menantang siapapun. ‘Aku yang aku lakukan itu bisa dilihat, banyak video-video lama hoaks, kalau aku joget memang benar aku joget karena ada musik di atas kan,’ jelasnya saat memberikan klarifikasi.

Situasi ini mengingatkan masyarakat betapa mudahnya informasi dapat dibelokkan dan menimbulkan reaksi yang tidak proporsional, serta pentingnya pemahaman yang lebih mendalam terhadap konteks peristiwa yang terjadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU