Pembicaraan Damai AS-Iran Dilanjutkan di Pakistan Setelah Negosiasi Batal
Negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang direncanakan pekan ini dibatalkan dan akan dilanjutkan di Pakistan. Kedua pihak berencana untuk memfinalisasi pertemuan perundingan di Islamabad pada bulan depan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dua pejabat senior Pakistan telah mengonfirmasi bahwa meskipun situasi saat ini tegang, mereka berusaha untuk mengadakan putaran kedua pembicaraan di tanah air mereka.
Meskipun pembatalan negosiasi, Gedung Putih menunjukkan optimisme terkait masa depan kesepakatan damai. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan, "Diskusi sedang berlangsung dan kami merasa optimistis terhadap prospek kesepakatan."
Leavitt juga menambahkan bahwa pertemuan tatap muka selanjutnya sangat mungkin terjadi di Islamabad, yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi perundingan. Ia menekankan bahwa Pakistan adalah mediator utama dalam proses ini.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Ketegangan di Selat Hormuz, jalur kritis bagi energi global, terus berlanjut. Lalu lintas kapal tanker minyak mengalami penurunan drastis setelah Iran mengancam kapal yang melintas, sementara AS memberlakukan blokade di pelabuhan-pelabuhan tertentu.
Presiden AS, Donald Trump, menegaskan kepentingan menjaga keberlanjutan gencatan senjata, yang sangat bergantung pada situasi di Selat Hormuz. Ia mengeluhkan rendahnya aktivitas di jalur tersebut yang menjadi alasan pengumuman kebijakan blokade.
Dalam konteks gencatan senjata, Leavitt menepis kabar bahwa AS telah meminta perpanjangan yang terjadwal berakhir minggu depan. Seorang pejabat senior AS menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi mengenai hal itu.
"Amerika Serikat belum secara resmi menyetujui perpanjangan gencatan senjata. Namun, keterlibatan antara AS dan Iran masih terus berlangsung untuk mencapai kesepakatan," ujar pejabat tersebut, sekaligus menekankan bahwa pembicaraan tetap dilanjutkan meskipun ada ketegangan.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: