Inovasi Simulator Berkuda Polri Menjadi Sorotan Publik di Media Sosial
Video terbaru mengenai simulator berkuda milik Polri telah mencuri perhatian netizen setelah viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang kombes polisi memperlihatkan simulator yang diakuinya sebagai yang pertama di Indonesia.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Mabes Polri mengonfirmasi bahwa terdapat empat unit simulator berkuda yang disediakan untuk pelatihan anggota, yang menjadi bagian dari fasilitas Korsabhara Baharkam Polri.
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Kepala Divisi Humas Polri, menjelaskan bahwa simulator berkuda ini diadakan menggunakan anggaran dari PLN pada Tahun Anggaran 2026. 'Ada 4 unit (simulator berkuda) untuk latihan dasar menunggang,' ungkapnya saat konfirmasi kepada wartawan.
Setiap unit simulator berkuda dibeli dengan biaya sekitar Rp 1 miliar dan dirancang untuk melatih berbagai keterampilan, termasuk menunggang, lari, hingga jumping. 'Harganya Rp 1 miliar,' tambah Isir menjelaskan tentang investasi Polri dalam teknologi modern.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Dalam video yang menjadi viral, tampak simulator berkuda berwarna hitam pekat, dilengkapi dengan dua layar untuk meningkatkan pengalaman latihan. Seorang polisi menjelaskan, 'Ini adalah simulator kuda satu-satunya di Indonesia. Kita memiliki simulator yang sangat lengkap.'
Dengan fitur-fitur canggih ini, diharapkan anggota Polri dapat menjalani pelatihan yang lebih efektif dan efisien. Simulator ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan menunggang kuda, yang penting untuk tugas patroli dan unit Satwa.
Simulator berkuda berlokasi di Markas Direktorat Polisi Satwa yang ada di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Video juga memperlihatkan replika kuda yang dapat digunakan anggota Polri saat melakukan patroli.
'Jadi, ini untuk protokoler seragam polisi satwa. Ini yang untuk SAR,' jelas polisi tersebut di dalam video yang menarik perhatian banyak netizen. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polri dalam memanfaatkan teknologi modern guna mendukung operasional di lapangan.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: