Serangan Rudal Iran Picu Pemadaman Listrik di Tel Aviv
Ketegangan baru antara Iran dan Israel terja di malam hari saat Teheran meluncurkan serangan rudal yang menghantam infrastruktur energi vital Israel.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Serangan ini mengakibatkan sejumlah kawasan di sekitar Tel Aviv mengalami pemadaman listrik, menciptakan suasana gelap gulita di kota tersebut.
Salah satu target utama dalam serangan tersebut adalah Orot Rabin Power Station, yang terletak sekitar 45 kilometer dari Tel Aviv.
Pembangkit listrik besar ini memainkan peranan penting, menyuplai hampir 20 persen kebutuhan listrik nasional Israel dengan kapasitas sekitar 2.590 megawatt.
Laporan awal mengindikasikan bahwa rudal berhasil mengenai area pembangkit, mengakibatkan gangguan pasokan listrik di beberapa daerah pinggiran Tel Aviv.
Masyarakat melaporkan bahwa penerangan di kota tiba-tiba menghilang, menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan energi di pusat ekonomi negara tersebut.
Selain Orot Rabin, serangan juga dilaporkan menyasar kilang minyak di Teluk Haifa Bay, termasuk fasilitas milik Bazan Group.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Kompleks ini merupakan pusat pemurnian minyak yang strategis bagi Israel.
Serangan ini dianggap sebagai langkah strategis Iran yang berpotensi mempengaruhi ketahanan energi dan kestabilan ekonomi Israel.
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim bahwa serangan ini adalah balasan terhadap serangan sebelumnya yang menargetkan infrastruktur energi Iran.
Pemadaman listrik di sekitar Tel Aviv juga berdampak signifikan terhadap layanan publik, dengan beberapa rumah sakit terpaksa beralih ke sumber energi cadangan.
Gangguan ini mempengaruhi sistem lampu lalu lintas dan transportasi publik, yang berujung pada kemacetan dan ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: