Ledakan Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz: Seorang Selamat dan Tiga Hilang
Satu anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia selamat dari ledakan yang melanda Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz, Jumat lalu.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Sementara itu, tiga ABK lainnya masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan.
Ledakan pada kapal Musaffah 2 terjadi pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat saat persiapan penarikan kapal kontainer yang mengalami kerusakan.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Yudha Nugraha, menyatakan bahwa insiden ini dilaporkan oleh saksi mata yang juga WNI sekitar pukul 09.00.
Saksi tersebut melaporkan bahwa kapal tugboat berangkat dari Ras Al Khaimah tanpa adanya tanda-tanda mencurigakan sebelum ledakan.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Yudha Nugraha mengonfirmasi ABK yang selamat mengalami luka bakar pada 20 persen tubuhnya dan kini dirawat intensif di rumah sakit di Kota Khasab, Oman.
Ia menambahkan bahwa pencarian untuk ketiga ABK yang hilang terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Lokasi rumah sakit yang merawat ABK yang selamat terletak tidak jauh dari lokasi kejadian, memudahkan akses bantuan.
Pihak KBRI UEA belum menentukan penyebab pasti dari ledakan tersebut dan menegaskan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi.
Yudha juga mengingatkan agar tidak berspekulasi terkait insiden ini dengan situasi ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.
Ia menjelaskan bahwa saat ini fokus utama adalah menemukan ketiga ABK yang hilang tanpa mengaitkan kejadian dengan isu lain.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: