Kekacauan Terus Berlanjut di Teheran: Serangan AS dan Israel Masuki Hari Keenam
Teheran kembali diguncang serangan hebat dari Amerika Serikat dan Israel pada hari keenam konflik yang tak kunjung reda. Ledakan besar mulai terdengar di ibu kota Iran ini, memicu kepanikan di kalangan warga setempat.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Jurnalis dari Al Jazeera melaporkan bahwa suara ledakan yang membahana membuat banyak penduduk terbangun, meski hingga kini belum ada informasi yang jelas mengenai target serangan tersebut.
Sejak tengah malam, Teheran mengalami serangan beruntun yang menyebabkan kepanikan di kalangan warganya. "Warga Iran kembali terbangun pada hari keenam serangan AS dan Israel yang berlanjut," ungkap laporan dari Al Jazeera.
Salah seorang jurnalis menyampaikan, "Kami menyaksikan gelombang serangan ini dimulai dan sejam lalu kami mendengarkan ledakan besar dari arah timur ibu kota dan bahkan merasakan gelombang kejutnya di tempat kami berada."
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Serangan tidak hanya terbatas di Teheran; kota-kota berbasis Kurdi seperti Sanandaj, Saqqez, dan Bukan juga terkena dampaknya. Dilaporkan bahwa lebih dari 150 kota di Iran menjadi target serangan oleh AS dan Israel.
Panglima Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) menegaskan, mereka akan terus melancarkan serangan balasan terhadap target-target tersebut dan tidak akan mengalah.
Meski serangan terus berlangsung, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai target sebenarnya yang disasar. Ketidakpastian mengenai tujuan serangan ini hanya menambah ketegangan di wilayah yang sudah bergejolak.
Pihak militer Iran terus memberikan informasi terbaru terkait agresi militer ini dan bersiap untuk melaksanakan retaliasi dalam waktu dekat.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: