KONI Pusat Berikan Dukungan untuk Penyelidikan Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengumumkan dukungan penuh terhadap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam menyelidiki dugaan pelecehan seksual di cabang olahraga panjat tebing.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Dukungan ini muncul setelah laporan mengenai praktik pelecehan oleh pelatih berinisial HB, yang bertujuan untuk menjaga integritas olahraga nasional.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menekankan pentingnya penyelidikan yang menyeluruh atas kasus yang dapat mencederai nilai-nilai sportivitas.
Marciano menegaskan bahwa atlet, pelatih, dan ofisial merupakan bagian dari patriot olahraga yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa Kemenpora tidak akan mentolerir tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan pemusatan latihan nasional.
Ia menambahkan, 'Saya akan pastikan kalau ada oknum-oknum yang melakukan pelecehan seksual kepada atlet kita, saya akan dorong tim bekerja keras untuk investigasi.'
Sebagai upaya konkret, Kemenpora telah membuka saluran pengaduan bagi atlet yang menjadi korban kekerasan seksual.
Untuk itu, mereka mengatur email pengaduan melalui alamat [email protected], menunjukkan keseriusan dalam menangani isu yang sangat penting ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: