Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK, Wakil Bupati Mengaku Tidak Tahu Apa-Apa
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung awal pekan ini.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Sebagai bagian dari penyelidikan, sejumlah ruang dinas di Pemkab Pekalongan telah disegel oleh KPK.
Operasi tangkap tangan yang diadakan di Pekalongan melibatkan penyidik KPK yang langsung mengamankan Fadia Arafiq untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam OTT ini, sejumlah pihak juga berhasil diamankan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa semua yang ditangkap dibawa ke Jakarta untuk proses selanjutnya.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Kantor bupati Fadia Arafiq dan beberapa ruang kepala dinas lainnya kini terpasang tulisan 'DALAM PENGAWASAN KPK' sebagai tanda bahwa tempat tersebut disegel.
Penyegelan ini adalah langkah awal dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.
Wakil Bupati Sukirman mengungkapkan ketidaktahuannya mengenai OTT yang menimpa Bupati Fadia Arafiq.
Ia menyatakan, 'Belum, belum (belum mengetahui). Kita cek dulu ya. Saya belum tahu,' menegaskan bahwa ia masih menunggu informasi lebih lanjut terkait situasi ini.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: