BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 21:44 WIB

Tantangan Penyembuhan Luka pada Penderita Diabetes dan Solusinya

Author

Tantangan Penyembuhan Luka pada Penderita Diabetes dan SolusinyaTantangan Penyembuhan Luka pada Penderita Diabetes dan Solusinya

Penderita diabetes kerap menghadapi kesulitan serius dalam penyembuhan luka, yang dapat berpotensi mengancam jiwa dan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Sekitar 15-25% pasien diabetes mengalami luka kaki yang tidak kunjung sembuh, dipicu oleh berbagai faktor medis yang kompleks.

Penyebab Luka yang Sulit Sembuh pada Penderita Diabetes

Neuropati diabetik merupakan salah satu penyebab utama luka pada penderita diabetes, di mana kerusakan saraf menyebabkan berkurangnya sensitivitas terutama di kaki.

Sirkulasi darah yang buruk juga menghambat proses penyembuhan, di mana penderita sering mengalami aliran darah tidak lancar, sehingga oksigen dan nutrisi sulit mencapai area luka.

Infeksi menjadi faktor signifikan dalam penyembuhan luka yang tidak optimal. Kadar glukosa darah yang tinggi dapat mengganggu respons imun tubuh, meningkatkan risiko infeksi.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol

Dampak Luka yang Tidak Sembuh bagi Penderita Diabetes

Komplikasi serius dapat timbul dari luka yang tidak sembuh, termasuk kemungkinan amputasi. Data dari Diabetes Atlas menunjukkan bahwa amputasi ekstremitas terjadi pada 10-15% penderita diabetes dengan luka kaki.

Infeksi serius yang menyebar ke bagian tubuh lainnya juga dapat bersifat mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan segera.

Rasa sakit berkepanjangan akibat luka yang tidak sembuh dapat menurunkan kualitas hidup penderita, seringkali menyebabkan depresi dan kecemasan yang berujung pada penurunan produktivitas.

Penanganan dan Perawatan Luka pada Penderita Diabetes

Perawatan luka pada penderita diabetes memerlukan pendekatan yang terencana. Pengendalian kadar gula darah yang baik adalah langkah awal krusial untuk mempercepat proses penyembuhan.

Penggunaan dressing atau perban yang tepat dapat membantu melindungi luka dari infeksi. Dalam kasus tertentu, dokter mungkin menyarankan terapi oksigen hiperbarik sebagai langkah perawatan yang lebih agresif.

Pendidikan mengenai perawatan diri juga penting, di mana penderita disarankan untuk secara rutin memeriksa kaki dan menjaga kebersihan untuk mencegah terjadinya luka.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tantangan Penyembuhan Luka pada Penderita Diabetes dan Solusinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!