BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 21:10 WIB

Mewaspadai Kesehatan Selama Ramadan: Penyakit yang Sering Kambuh dan Solusinya

Mewaspadai Kesehatan Selama Ramadan: Penyakit yang Sering Kambuh dan SolusinyaMewaspadai Kesehatan Selama Ramadan: Penyakit yang Sering Kambuh dan Solusinya

Bulan Ramadan memang penuh berkah, namun bagi sebagian orang, kesehatan bisa terancam jika tidak diantisipasi dengan baik.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Beberapa penyakit rentan kambuh selama bulan puasa, sehingga penting untuk mengenali cara menjaga kesehatan selama periode ini.

Penyakit Saluran Pencernaan

Gangguan saluran pencernaan, seperti maag atau asam lambung, menjadi salah satu masalah yang sering muncul selama Ramadan. Perubahan pola makan dan waktu berbuka yang tidak teratur dapat memicu gejala ini.

Mengatur waktu makan dan menghindari makanan pedas atau berlemak saat berbuka sangat penting agar lambung tidak tertekan. Konsumsi air yang cukup setelah berbuka juga dapat menjaga kesehatan pencernaan.

Mengunyah makanan perlahan dan tidak berlebihan saat berbuka sangat dianjurkan. Ini dapat membantu tubuh beradaptasi dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Diabetes dan Kontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, Ramadan bisa menjadi tantangan tersendiri. Perubahan pola dan jam makan bisa mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan.

Monitoring kadar gula darah secara rutin selama puasa dan menyesuaikan dosis obat sesuai kebutuhan adalah sangat penting. Makanan rendah indeks glikemik seperti sayur dan biji-bijian merupakan pilihan yang baik.

Menghindari makanan manis dan menyimpan camilan sehat untuk sahur dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama periode puasa.

Penyakit Jantung dan Kardiovaskular

Penyakit jantung menjadi perhatian serius selama Ramadan, khususnya bagi mereka dengan riwayat penyakit kardiovaskular. Dehidrasi dan pola makan yang kurang sehat dapat memperburuk kondisi ini.

Menghindari makanan berlemak dan garam tinggi saat berbuka sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi makanan segar dan memperbanyak sayuran dapat memberikan manfaat tambahan.

Aktivitas fisik tetap diperlukan meskipun dalam batas wajar. Melakukan aktivitas ringan seperti berjalan dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik dan fungsi jantung.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mewaspadai Kesehatan Selama Ramadan: Penyakit yang Sering Kambuh dan Solusinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!