Iran Menegaskan Komitmen Tanpa Nuklir Menjelang Negosiasi Kritis dengan AS
Presiden Iran Masoud Pezeshkian memastikan bahwa negara mereka tidak berupaya mengembangkan senjata nuklir. Ini disampaikan menjelang negosiasi penting dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan di Swiss pada 26 Februari 2026.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Pezeshkian juga menyerukan persatuan rakyat Iran dalam menghadapi ancaman militer yang mungkin datang dari AS.
Dalam pidato pada 26 Februari 2026, Masoud Pezeshkian menyatakan, "Pemimpin Tertinggi kami telah menyatakan bahwa kami sama sekali tidak akan memiliki senjata nuklir." Pernyataan ini menegaskan komitmen Iran untuk tetap bersikap pada jalur yang telah ditetapkan.
Pezeshkian menambahkan, "Bahkan jika saya ingin bergerak ke arah itu, saya tidak bisa -- dari sudut pandang doktrin, saya tidak akan diizinkan." Hal ini menunjukkan bahwa posisi resmi Iran mengenai senjata nuklir berlandaskan pada prinsip-prinsip yang dipegang jelas.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance memberikan peringatan bahwa opsi aksi militer dapat diambil jika negosiasi gagal. Ia mengungkapkan dalam acara Fox News, "Anda tidak bisa membiarkan rezim paling gila dan terburuk di dunia memiliki senjata nuklir."
Vance juga menekankan bahwa Presiden Trump memiliki "hak" untuk mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer jika diperlukan, yang semakin menambah ketegangan antara kedua negara yang memiliki sejarah panjang sebagai rival.
Pezeshkian menegaskan bahwa setiap serangan dari AS akan memicu kebangkitan semangat rakyat Iran untuk bersatu dan melawan. Beliau menyatakan, "Jika kita bersatu dan bergandengan tangan, tidak ada kekuatan yang mampu menghentikan kita."
Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya solidaritas di kalangan masyarakat Iran dalam menghadapi tantangan eksternal, sambil menggarisbawahi komitmen negara untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: