Klarifikasi Indy Barends Tentang Video Curhat Anaknya yang Viral
Presenter Indy Barends memberikan penjelasan terkait video curhat putranya, Manuel, yang viral di media sosial dan memicu spekulasi mengenai kesehatan mentalnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Ia menegaskan bahwa video tersebut merupakan bagian dari tren di media sosial dan bukan pertanda adanya masalah depresi.
Beberapa waktu lalu, video curhat Manuel menjadi sorotan publik karena mengungkapkan luka batin yang dialaminya. Banyak netizen berspekulasi bahwa kondisi ini menunjukkan tanda-tanda depresi, apalagi di era di mana kesadaran akan kesehatan mental semakin meningkat.
Indy Barends, dalam wawancaranya di Studio TRANS TV, menekankan bahwa di rumah, Manuel tidak menunjukkan gejala depresi. 'Kalau di rumah sih biasa-biasa saja, Manuel. Dia tidak memperlakukan jadi murung diri atau apa, ya nggak,' ungkap Indy.
Ketidakpahaman publik terhadap situasi yang sebenarnya semakin diperparah oleh status Manuel sebagai anak publik figur, yang sering dinilai secara berlebihan oleh masyarakat.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Setelah mendengarkan spekulasi tentang video tersebut, Indy memutuskan untuk menanyakan langsung kepada Manuel mengenai motivasinya. Saat ditanya, 'Itu kenapa kamu bikin konten?', Manuel menjawab, 'Sebenarnya aku cuma bikin konten-kontenan saja, Mam'.
Jawaban ini menegaskan bahwa video yang diunggah Manuel tidak mencerminkan perasaan mendalam, melainkan sekadar mengikuti tren yang sedang populer di kalangan anak muda.
'Buat dia itu adalah sebuah konten yang kayaknya semua orang bikin,' tambah Indy, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial terhadap perilaku generasi muda.
Indy berharap agar masyarakat tidak terjebak dalam asumsi bahwa anaknya mengalami depresi. Ia menginginkan publik lebih memahami bahwa banyak anak muda lainnya yang juga membuat konten serupa tanpa kaitan dengan masalah kesehatan mental.
'Coba deh cek untuk anak-anak, buka hashtag mental. Pasti banyak anak-anak yang bikin video kayak gitu. Jadi please jangan juga terlalu di-highlight bahwa anaknya Indy depresi. Nggak depresi atuh,' tegas Indy.
Pernyataan ini diharapkan dapat memperbaiki pandangan yang beredar di kalangan masyarakat dan mengajak mereka untuk lebih kritis dalam menilai konten di media sosial.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: