BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:45 WIB

Konflik Jiran Berujung Penganiayaan di Cengkareng: Seorang Korban Terluka Setelah Mengingatkan Soal Kebisingan

Konflik Jiran Berujung Penganiayaan di Cengkareng: Seorang Korban Terluka Setelah Mengingatkan Soal KebisinganKonflik Jiran Berujung Penganiayaan di Cengkareng: Seorang Korban Terluka Setelah Mengingatkan Soal Kebisingan

Dua pelaku penganiayaan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Dodo Siagian dan Nasio Siagian, telah ditangkap oleh polisi usai menyerang tetangganya.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Kejadian ini bermula ketika korban, Darwin, mengingatkan pelaku tentang kebisingan suara drum yang mengganggu ketentraman warga.

Kronologi Kejadian Penganiayaan

Kejadian ini berlangsung pada 7 Februari 2026, di mana Darwin, seorang pria berusia 32 tahun, menjadi korban setelah memberikan teguran kepada pelaku.

Kebisingan yang dipicu oleh suara drum dianggap sudah mengganggu, dan Darwin berinisiatif untuk mengingatkan Dodo dan Nasio.

Namun, alih-alih merespons dengan baik, teguran tersebut justru berujung pada tindakan fisik, dengan Darwin mengaku, 'Pokoknya saya dipukulin, dicekik, dikatain secara verbal juga sama mereka (pelaku).'

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi yang cukup padat, dengan interaksi antarwarga yang tinggi, membuat insiden ini semakin menonjol.

Tindakan Polisi dan Proses Hukum

Setelah insiden, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti terkait kekerasan yang terjadi.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, mengonfirmasi langkah cepat yang diambil, 'Kemarin kan sudah gelar perkara, sekarang dua-duanya sudah ditahan.'

Kedua pelaku kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana kekerasan bersama, dengan ancaman hukuman maksimum 5 tahun 6 bulan.

Pihak kepolisian juga berencana berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk proses pelimpahan berkas perkara selanjutnya.

Dampak Kejadian dan Reaksi Masyarakat

Insiden penganiayaan ini menarik perhatian publik, khususnya berkaitan dengan pengelolaan kebisingan di lingkungan permukiman padat.

Tindak kekerasan yang melibatkan bapak dan anak ini menjadi contoh bagaimana konflik antarrumah tangga bisa begitu cepat berkembang menjadi tindakan kekerasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Konflik Jiran Berujung Penganiayaan di Cengkareng: Seorang Korban Terluka Setelah Mengingatkan Soal Kebisingan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!