BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 11:28 WIB

Iran Optimis Kesepakatan Nuklir dengan AS Makin Dekat

Iran Optimis Kesepakatan Nuklir dengan AS Makin DekatIran Optimis Kesepakatan Nuklir dengan AS Makin Dekat

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengindikasikan bahwa kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat bisa tercapai dalam waktu yang relatif singkat.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Ia menjelaskan lewat media sosial bahwa ada peluang 'bersejarah' untuk menghasilkan mufakat antara kedua negara.

Peluang Bersejarah untuk Mufakat

Dalam unggahan di media sosial pada Selasa (24/2), Araghchi menegaskan, "Kami memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mengatasi kekhawatiran bersama dan mewujudkan kepentingan bersama."

Pernyataan ini mencerminkan optimisme Iran dalam merundingkan program nuklir yang telah menjadi sumber ketegangan selama bertahun-tahun.

Namun, Araghchi juga menekankan pentingnya diplomasi. Ia menyatakan, "Kesepakatan ini hanya bisa dibuat jika diplomasi diprioritaskan," merujuk pada meningkatnya tekanan militer dari AS di kawasan tersebut.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Negosiasi di Tengah Ketegangan

AS dan Iran direncanakan akan melanjutkan putaran ketiga negosiasi nuklir di Jenewa, Swiss, pada Kamis (26/2).

Pihak AS menuntut agar Iran menghentikan seluruh program nuklirnya, sebab ada kekhawatiran bahwa program tersebut dapat digunakan untuk menciptakan senjata pemusnah massal.

Sebaliknya, Iran bersikeras bahwa pengayaan uranium dilakukan hanya untuk kepentingan sipil. Ini menciptakan ketegangan, memicu kedua negara untuk berupaya mencapai mufakat demi menghindari konflik lebih lanjut.

Tekanan Militer AS dan Reaksi Iran

Negosiasi ini berlangsung di tengah tindakan militer agresif dari AS, termasuk pengerahan dua kelompok kapal induk di sekitar Iran oleh Presiden Donald Trump.

Tindakan ini dikhususkan untuk memberi tekanan kepada Teheran agar segera mencapai kesepakatan. Trump juga menyatakan, "Saya siap meluncurkan serangan terbatas ke Iran jika negosiasi tidak berhasil."

Menanggapi ancaman tersebut, Iran menyatakan kesiapan untuk berperang dan siap menyerang pangkalan-pangkalan AS jika terjadi serangan.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Optimis Kesepakatan Nuklir dengan AS Makin Dekat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!