Penangkapan Besar-Besaran di Yahukimo: 28 Tersangka KKB Ditangkap
Tim Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap 28 orang yang diduga berafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dari jumlah itu, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam serangkaian aksi kekerasan yang berlangsung sejak Februari 2026.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Operasi yang dilakukan selama dua pekan ini melibatkan penangkapan di berbagai lokasi di Yahukimo. Selain itu, barang bukti seperti parang, tombak, dan panah juga berhasil disita meskipun tidak ditemukan senjata api.
Operasi oleh Satgas Damai Cartenz berlangsung di berbagai lokasi dan ditujukan untuk mengatasi masalah keamanan di Yahukimo. Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan penyelidikan menyeluruh.
Dalam proses ini, pihak kepolisian berhasil menyita berbagai barang bukti, antara lain parang, tombak, dan panah. Namun, pihaknya menyatakan bahwa tidak ada senjata api yang ditemukan di antara barang bukti yang dikumpulkan.
Seluruh terduga saat ini telah diamankan di Polres Yahukimo, dengan pengawalan ketat oleh personel Satgas dan Brimob. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan wilayah dan menghindari potensi tindak lanjut dari kelompok tersebut.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menjelaskan peningkatan aktivitas KKB terkait dengan kaburnya Kopitua Heluka dari Lapas Wamena. Kejadian tersebut diduga menjadi pemicu kembalinya aktivitas dan perencanaan kekerasan oleh kelompok bersenjata.
"Pasca kaburnya salah satu pentolan KKB tersebut, mereka kembali berkoordinasi dan merencanakan aksi yang mengakibatkan hilangnya nyawa, perusakan, pembakaran, dan penganiayaan," ungkap Brigjen Faizal.
Pihak kepolisian telah mengantisipasi situasi ini dengan menambah jumlah personel dan memperkuat kerja sama dengan Polres setempat. Mereka juga melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang rawan terjadi aksi kekerasan.
Satgas Damai Cartenz menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas di Yahukimo melalui langkah-langkah strategis. Brigjen Faizal menggarisbawahi pentingnya patroli intensif dan penegakan hukum yang terukur.
Berbagai upaya ini diharapkan mampu melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata dan meningkatkan rasa aman di wilayah tersebut. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk melaporkan pergerakan mencurigakan.
Keberlanjutan dari upaya ini akan terus dipantau untuk memastikan situasi tetap kondusif di Yahukimo.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: