Tragedi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Krayan: Pilot Tewas
Sebuah pesawat Pelita Air mengalami kecelakaan di perbukitan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, yang mengakibatkan pilotnya tewas. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026, dan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Kepala Kantor Basarnas Tarakan, Syahril, mengungkapkan bahwa pesawat berjenis Air Tractor AT-802 jatuh pada pukul 14.33 Wita. Proses evakuasi pilot yang ditemukan sudah meninggal berlangsung di lokasi kecelakaan.
Pesawat dengan registrasi PK-PAA terjatuh setelah lepas landas dari Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan. Saksi melaporkan melihat pesawat terbang miring ke belakang bukit sebelum akhirnya jatuh.
Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, menyatakan pilot ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan oleh pihak berwenang untuk membawa jasad pilot ke tempat yang aman.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Menurut Endah Purnama Sari, Kepala Bagian Humas dan Umum Dirjen Perhubungan Udara, penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap penyelidikan. Pilot yang bernama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Pengoperasian pesawat tersebut telah memenuhi seluruh standar kelaikudaraan sebelum kecelakaan. Endah mencatat total jam terbang pesawat mencapai 3.303 jam dengan pemeriksaan terakhir pada 11 Februari 2026.
Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna, menjelaskan bahwa penerbangan ini adalah untuk layanan kargo, khususnya pengangkutan bahan bakar. Hanya ada satu awak pesawat, yaitu pilot, tanpa penumpang lain.
Cuaca di wilayah Krayan saat kejadian dilaporkan berawan dan gelap, dan hal ini mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan yang terjadi. Salah satu saksi, Aboy, mengatakan bahwa ia melihat pesawat yang kehilangan kendali saat terbang.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: