Kacamata Pintar RunSight UI Masuk 10 Besar Ajang Internasional Samsung
Inovasi karya mahasiswa Universitas Indonesia, RunSight, berhasil mencuri perhatian dengan keterpilihan mereka dalam sepuluh besar ajang Samsung Solve For Tomorrow secara global. Perangkat ini menjadi sorotan karena dirancang untuk membantu pelari tunanetra berlari dengan lebih percaya diri dan aman.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Kacamata pintar ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan arahan suara real-time, menjadikan aktivitas berolahraga lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Pencapaian ini menunjukkan potensi besar inovasi dari anak bangsa di kancah internasional.
RunSight berhasil meraih slot di sepuluh besar melalui proses seleksi ketat yang menilai dampak sosial dari inovasi. Sebelum memasuki kompetisi global, perangkat ini telah meraih predikat pemenang utama dalam Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa inovasi yang berakar dari konteks lokal dapat mencapai pengakuan internasional. Pengakuan kepada tim Labmino dari UI ini juga memperlihatkan bahwa anak bangsa dapat menciptakan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dalam penjelasannya, Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menggarisbawahi bahwa kehadiran AI seharusnya menjadi pendamping dalam kehidupan manusia. Ia menekankan pentingnya teknologi yang responsif terhadap kebutuhan pengguna untuk meningkatkan kualitas hidup.
Teknologi, menurutnya, harus diarahkan untuk tujuan yang lebih besar, yaitu menciptakan kehidupan yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan misi program SFT yang berfokus pada inovasi yang memberikan dampak sosial nyata.
Keberhasilan RunSight tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang memberikan harapan dan solusi bagi komunitas yang kurang terlayani. Inovasi ini menunjukan bahwa teknologi dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah sosial yang ada.
Samsung berkomitmen untuk terus mendukung talenta muda dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya canggih tapi juga inklusif. Melalui program seperti SFT, Samsung berusaha menciptakan ruang bagi generasi muda untuk menawarkan solusi konkret bagi tantangan yang dihadapi masyarakat.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: