Menelusuri Makna dan Penghitungan Shio dalam Budaya Tionghoa di Indonesia
Shio, sebuah sistem zodiak yang sudah ada ribuan tahun dalam budaya Tionghoa, kini tetap berpengaruh dalam kehidupan masyarakat, termasuk di Indonesia. Setiap tahun diwakili oleh hewan tertentu yang diyakini mempengaruhi nasib dan karakter individu.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Tradisi ini tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi bagian penting dari berbagai perayaan dan perencanaan dalam kehidupan sehari-hari. Cara menghitung shio pun terbilang sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
Shio berasal dari istilah Mandarin 'Shēngxià' yang berarti 'kelewatan'. Sistem ini memiliki siklus 12 tahun, di mana setiap tahunnya diwakili oleh hewan yang berbeda seperti Tikus, Kerbau, dan Macan.
Masyarakat Tionghoa percaya bahwa hewan yang mewakili tahun kelahiran seseorang dapat memberikan pengaruh pada kepribadian dan takdir individu. Misalnya, mereka yang lahir di tahun Macan cenderung diangggap berani dan bersemangat.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Sistem shio telah ada sejak zaman Dinasti Zhou dan memiliki banyak makna serta nilai simbolis yang dalam. Setiap hewan tersebut menghadirkan karakteristik yang bisa dianalogikan dengan sifat hewan itu sendiri.
Shio sering digunakan dalam berbagai acara penting, termasuk menentukan waktu pernikahan atau merencanakan kegiatan lainnya. Banyak dari masyarakat ini yang mencari tahu tentang shio mereka untuk memahami sifat dan aktivitas yang cocok dengan karakter mereka.
Menghitung shio bisa dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Anda hanya perlu mengetahui tahun kelahiran Anda, kemudian bagi tahun tersebut dengan angka 12 untuk mendapatkan hasil sisa.
Sebagai contoh, jika tahun kelahiran Anda adalah 1992, bagi angka tersebut dengan 12. Hasil sisa pembagian, yang dalam contoh ini adalah 8, akan menunjukkan shio Anda, yaitu Monyet, yang mencerminkan karakteristik tertentu yang diasosiasikan dengan hewan tersebut.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: