Pramono Anung Ingatkan Pemanfaatan KJP Jelang Ramadan untuk Pendidikan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengingatkan penerima kartu KJP untuk tidak menggadaikannya menjelang bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa bantuan pendidikan ini dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, bukan untuk tujuan lain.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam pernyataannya, Pramono menekankan pentingnya KJP sebagai alat untuk memperbaiki kehidupan warga, terutama dari kalangan bawah. Ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memastikan pemanfaatan KJP sesuai tujuan.
Pramono Anung mengingatkan bahwa KJP bukan sekadar bantuan biaya sekolah, tetapi juga merupakan sarana untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dari berbagai lapisan. "KJP untuk tidak digadaikan," tegasnya, menyoroti fungsi KJP dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur DKI berencana melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan KJP dimanfaatkan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan fungsi bantuan pendidikan yang seharusnya mengedukasi dan memberdayakan masyarakat.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menjelaskan bahwa program lain seperti Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga berkontribusi pada peningkatan indikator kesejahteraan di Jakarta. Ia mengutip statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang menunjukkan perbaikan pada isu kemiskinan dan stunting di Jakarta.
"Hasil BPS, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan," ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa program bantuan pendidikan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Jelang bulan Ramadan, Pramono mengingatkan pentingnya pengelolaan bantuan pendidikan secara bijak. "Jangan gunakan KJP untuk tujuan yang tidak sesuai, seperti menggadaikannya," tekan Pramono, mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan bantuan pemerintah.
Ia berharap KJP bisa menjadi pemicu bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas hidup mereka. Dengan pemanfaatan yang tepat, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu, terutama di bulan suci ini.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: