BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 16:50 WIB

Pahami Infeksi Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatan

Pahami Infeksi Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara PengobatanPahami Infeksi Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatan

Infeksi Saluran Kemih (ISK) menjadi masalah kesehatan yang kerap kali diabaikan, namun dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Gejala yang muncul bisa sangat mengganggu, maka penting untuk mengenal dan menanganinya dengan baik.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Artikel ini tidak hanya membahas apa itu ISK, tetapi juga gejala serta pengobatan yang perlu diketahui. Dengan informasi yang tepat, diharapkan pembaca dapat mengambil langkah yang bijak saat menghadapi kondisi ini.

Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika bakteri mulai berkembang di saluran kemih, yang mencakup ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri E. coli yang berasal dari usus, dan umumnya menyerang kandung kemih, sebuah keadaan yang dikenal dengan sistitis.

Berdasarkan penelitian, wanita lebih rentan mengalami ISK dibandingkan pria karena panjang uretra yang berbeda, membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala utama ISK sering kali melibatkan rasa nyeri saat berkemih, indikasi kebutuhan untuk berkemih yang lebih sering meskipun urin yang dikeluarkan sedikit.

Penderita juga mungkin mengalami ketidaknyamanan di bagian perut bawah, dan urine yang dikeluarkan bisa berwarna keruh atau bahkan mengandung darah.

Terkadang, gejala seperti demam atau menggigil dapat muncul, terutama jika infeksi telah menyebar hingga ke ginjal. Untuk menghadapi gejala ini, disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Pengobatan ISK umumnya melibatkan konsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Di samping penggunaan antibiotik, penting untuk memperbanyak asupan cairan guna membantu membersihkan saluran kemih.

Selain itu, beberapa dokter mungkin merekomendasikan obat pereda nyeri untuk mengurangi gejala yang menyakitkan. Pencegahan juga perlu dilakukan, salah satunya dengan menjaga kebersihan area genital dan rutin berkemih.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pahami Infeksi Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!