BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:19 WIB

Masalah Data Penerima BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai PBI JKN

Masalah Data Penerima BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai PBI JKNMasalah Data Penerima BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai PBI JKN

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ada 1.824 individu dari kategori 'orang kaya' yang mendapatkan akses ke BPJS Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Hal ini terungkap dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta pada 11 Februari 2026.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Pernyataan ini menunjukkan adanya masalah serius dalam penentuan kuota penerima manfaat BPJS PBI, di mana banyak individu yang seharusnya memperoleh bantuan justru tidak terdaftar. Budi berjanji upaya penataan data akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan.

Keterangan Mengenai Penerima BPJS PBI

Dalam rapat yang diadakan, Budi menyampaikan bahwa 1.824 individu tersebut termasuk dalam kategori desil 10, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi berdasarkan pengeluaran per kapita. Kelompok ini tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Pentingnya keakuratan data dalam menentukan penerima BPJS PBI menjadi sorotan utama. "Jadi memang dari data yang sudah di-clean up kemarin, Bapak Ibu lihat, ada juga orang kaya, paling kaya, desil 10 yang masuk PBI," ujar Budi.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Dampak Kuota Penerima Manfaat

Pernyataan ini menciptakan kekhawatiran mengenai adanya penerima manfaat dari kelompok orang kaya yang dapat memengaruhi kuota dalam program. Budi mengatakan, "Akibatnya ada orang yang harusnya masuk PBI tidak bisa masuk, karena PBI itu kan ada kuotanya sekitar 96,8 juta."

Ketidakpuasan yang muncul di masyarakat membuat pemerintah harus berniat melakukan penataan data. Budi juga menegaskan bahwa saat ini masih ada kelompok dengan desil 1 hingga 5 yang belum terdaftar sebagai penerima PBI.

Rencana Penataan Ulang Data

Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa dalam tiga bulan ke depan, penataan ulang data penerima BPJS PBI JKN akan dilakukan. Tujuannya agar individu dari desil tinggi seperti mereka tidak lagi menikmati manfaat yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok yang lebih membutuhkan.

Budi menambahkan, meski individu dari kategori desil 10 akan dikeluarkan dari program, mereka tetap dapat menerima layanan kesehatan hingga tiga bulan ke depan. "Jadi kalau pun ada pasien katastropik, dia masih di desil 10, desil 9, 3 bulan ke depan dia tetap akan jalan," tuturnya.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Masalah Data Penerima BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai PBI JKN

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!