Polemik Warisan: Dokumen Berharga Menghilang dari Safety Box Lina Jubaedah
Konflik mengenai warisan almarhumah Lina Jubaedah antara Teddy Pardiyana dan keluarga Sule semakin memanas. Baru-baru ini, Sule mengungkapkan bahwa dokumen penting dari safety box Lina hilang secara misterius.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Pengakuan ini muncul setelah Putri Delina, putri Sule, mencoba mengurus aset warisan namun terkejut mendapati safety box tersebut sudah diambil tanpa sepengetahuannya.
Sule, yang dikenal dengan nama asli Entis Sutisna, menceritakan bagaimana Putri Delina mendatangi bank untuk mengurus dokumen di safety box. Ia terkejut ketika mendapati bahwa dokumen tersebut telah diambil orang lain.
“Kalau safety box itu kan beritanya dari sopir almarhumah. Pada waktu itu Putri mau mengurus ke bank, tapi kata orang bank sudah ada yang mengambil orangnya dua hari yang lalu,” ungkap Sule.
Kejadian ini menimbulkan kecurigaan, mengingat akses untuk membuka safety box di bank memiliki prosedur yang ketat. Hanya orang tertentu yang memiliki kunci atau surat kuasa yang dibutuhkan untuk mengambil isi dari box tersebut.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Sule mengakui bahwa ia tidak sepenuhnya memahami prosedur di bank terkait dengan safety box milik Lina. Meski begitu, ia merasakan kekecewaan atas hilangnya dokumen yang berkaitan dengan anak-anaknya.
“Ya saya juga sama gak paham kalau posisi safety box mah, harus tanyanya sama bank,” tambah Sule.
Ia juga menekankan bahwa dokumen dalam safety box tersebut bukan harta warisan untuk Teddy Pardiyana atau anak-anak dari pernikahannya dengan Lina. Banyak dokumen tersebut berkaitan dengan Rizky Febian dan bisnis kontrakannya.
Sule menegaskan pentingnya mengembalikan semua dokumen yang hilang. Ia mengingatkan bahwa dokumen tersebut adalah hak Rizky dan bukan milik almarhumah Lina.
“Kalau memang ada beberapa surat yang hilang, ya tinggal dikembalikan. Suratnya ke mana?” tanya Sule tegas.
Ia juga mengingatkan bahwa mengambil hak orang lain dapat memiliki konsekuensi hukum. “Ingat itu hak orang lain lho. Itu hak Iky. Sudah, balikin itu dulu,” pungkasnya.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: