BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 17:15 WIB

Mantan Karyawan Google Terjerat Kasus Pencurian Rahasia Dagang, Terancam 175 Tahun Penjara

Mantan Karyawan Google Terjerat Kasus Pencurian Rahasia Dagang, Terancam 175 Tahun PenjaraMantan Karyawan Google Terjerat Kasus Pencurian Rahasia Dagang, Terancam 175 Tahun Penjara

Seorang mantan karyawan Google, Linwei "Leon" Ding, terpaksa menghadapi vonis berat setelah terbukti mencuri rahasia teknologi artificial intelligence (AI) untuk disalurkan ke China.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Ding yang pernah bekerja di divisi perangkat lunak Google ini dinyatakan bersalah atas 14 tuduhan, termasuk spionase ekonomi dan pencurian rahasia dagang.

Detail Kasus Pencurian Rahasia Dagang

Ding mulai berkarir di Google pada Mei 2019 dan memiliki akses ke sistem internal yang sensitif, berhubungan erat dengan pengembangan perangkat keras untuk keperluan AI.

Pada Mei 2022, ia didapati menyalin lebih dari 1.000 file rahasia, termasuk data terkait Tensor Processing Unit dan Graphics Processing Unit, lalu mengubahnya menjadi file PDF dan menyimpannya di akun Google Cloud pribadinya.

Meski Google memiliki pengamanan yang ketat, aksi Ding baru terdeteksi setelah ia kembali mengunggah data ke akun pribadinya, yang memicu penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Penyelidikan dan Tindakan Hukum

Setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan, Google memutuskan untuk menangguhkan akses jaringan Ding dan memulai investigasi internal.

Federal Bureau of Investigation (FBI) kemudian menjadwalkan penggeledahan pada Januari 2024, di mana perangkat Ding disita untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jaksa dari U.S. Department of Justice menuduh Ding berupaya menguntungkan entitas yang di bawah kendali pemerintah China melalui pengembangan teknologi superkomputer AI.

Dampak dan Konsekuensi yang Dihadapi

Setelah proses persidangan, hakim memutuskan bahwa Ding bersalah atas semua dakwaan, dan dapat menghadapi hukuman maksimal 175 tahun penjara jika dijatuhi hukuman penuh.

Kasus ini tidak hanya mengingatkan kita pada insiden serupa yang melibatkan karyawan lain di Google, tetapi juga mempertanyakan keamanan informasi di industri teknologi.

Dampak dari tindakan Ding tentunya tidak hanya berpengaruh pada dirinya pribadi, tetapi juga mengekspos risiko kebocoran teknologi penting yang dapat merugikan industri teknologi global secara keseluruhan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mantan Karyawan Google Terjerat Kasus Pencurian Rahasia Dagang, Terancam 175 Tahun Penjara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!