Kondisi Banjir Jakarta: 39 RT Terendam, Ketinggian Air Capai 3,5 Meter
Banjir masih melanda sejumlah daerah di Jakarta hingga pagi ini, dengan 39 RT dan tiga ruas jalan terendam air. Ketinggian air mencapai 3,5 meter di beberapa area, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Data dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan perlunya perhatian dari pihak berwenang dan masyarakat untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. Keadaan ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak yang terlibat.
BPBD DKI Jakarta mencatat genangan di Jakarta Barat terjadi di 8 RT dengan ketinggian air antara 20 hingga 30 cm. Hal ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Mookervaart.
Di Jakarta Selatan, 8 RT terendam dengan ketinggian mencapai 150 hingga 350 cm. Luapan dari Kali Ciliwung berkontribusi pada kondisi yang mendesak ini.
Jakarta Timur mencatat jumlah RT terendam tertinggi dengan 21 RT, memiliki ketinggian air berkisar antara 50 hingga 350 cm. Kejadian ini menunjukkan perlunya pengelolaan sungai yang lebih baik di masa mendatang.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau genangan di setiap wilayah yang terdampak. Penyedotan banjir dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu mempercepat proses surutnya genangan air.
Dalam upaya memperbaiki kondisi, BPBD DKI memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh hujan yang intens.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, BPBD DKI menyediakan layanan darurat melalui nomor telepon 112 yang beroperasi 24 jam.
Masyarakat yang terdampak banjir sudah diarahkan ke lokasi pengungsian. Beberapa titik di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, seperti di Kelurahan Kedaung Kali Angke, menyediakan tempat tinggal sementara bagi 14 jiwa.
Di Jakarta Pusat, lokasi pengungsian dibuka di Karet Tengsin yang menampung sekitar 50 jiwa. Penampungan ini sangat dibutuhkan untuk memberikan bantuan sementara bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Selain itu, di Jakarta Timur, berbagai lokasi seperti SDN Kampung Melayu dan Musholla Al Islah juga berfungsi sebagai tempat pengungsian, dengan total keseluruhan jiwa yang terdampak mencapai lebih dari 200 jiwa.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: