BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 20:50 WIB

Virus Nipah: Ancaman Global yang Harus Diwaspadai

Virus Nipah: Ancaman Global yang Harus DiwaspadaiVirus Nipah: Ancaman Global yang Harus Diwaspadai

Kasus virus Nipah yang baru ditemukan di Benggala Barat, India, semakin mempercepat perhatian dunia dengan hampir 100 orang yang berhubungan dengan pasien terinfeksi kini dalam pemantauan ketat.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Virus ini, yang termasuk dalam kategori patogen penular tinggi, diidentifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai salah satu ancaman yang dapat memicu pandemi selanjutnya.

Konteks Global dan Penilaian WHO

Dalam laporan terbaru WHO pada 30 Juli 2024, patogen prioritas diidentifikasi berdasarkan potensi mereka memicu keadaan darurat kesehatan masyarakat. Ini mencakup analisis mengenai tingkat penularan, virulensi, dan ketersediaan vaksin serta terapi yang terbatas.

Neelika Malavige, seorang imunolog, mengungkapkan bahwa 'daftarnya sangat komprehensif', mempertegas pentingnya pemahaman tentang patogen berbahaya yang ada saat ini.

WHO sebelumnya telah merilis daftar patogen prioritas dalam laporan pada 2017 dan 2018, yang mencakup lebih sedikit patogen. Peningkatan jumlah patogen dalam list ini menunjukkan meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi risiko kesehatan global.

Ana Maria Henao Restrepo dari WHO menambahkan bahwa 'proses penentuan prioritas ini membantu mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang mendesak untuk ditangani serta memastikan penggunaan sumber daya yang efisien.'

Virus Berpotensi Menjadi Pandemi

Di antara lebih dari 30 patogen yang diusulkan, coronavirus Sarbecovirus dan Merbecovirus, termasuk SARS-CoV-2 sebagai penyebab COVID-19, sangat diperhatikan. Ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang terus-menerus terhadap keluarga virus corona.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Virus cacar monyet, yang juga dicatat setelah epidemi global pada 2022, menjadi perhatian, terutama karena penurunan kekebalan masyarakat terhadap vaksin cacar. Malavige menekankan bahwa potensi pelepasan virus variola bisa memicu pandemi baru.

Penambahan virus influenza subtipe H5 yang sebelumnya menyebabkan wabah pada hewan menunjukkan bahwa virus yang terkait dengan hewan harus diwaspadai untuk mencegah penyebarannya ke manusia.

Dua virus dari hewan pengerat, termasuk Nipah, tetap menjadi fokus perhatian karena tingkat kematian tinggi dan kemampuan penularan yang signifikan diantara hewan serta ketersediaan vaksin yang masih terbatas.

Inisiatif Riset dan Kesiapan Global

WHO saat ini juga menyusun daftar 'patogen prototipe' yang bertujuan untuk mendorong penelitian lebih lanjut terhadap virus dan bakteri yang kurang diteliti. Langkah ini penting untuk mempersiapkan dan menanggapi keadaan darurat kesehatan di masa mendatang.

Malik Peiris, ahli virus, menambahkan bahwa 'pengembangan vaksin untuk satu anggota keluarga virus dapat meningkatkan kesiapan komunitas ilmiah dalam menghadapi keadaan darurat kesehatan masyarakat berskala besar.'

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Virus Nipah: Ancaman Global yang Harus Diwaspadai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!