BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 15:00 WIB

Menggali Proses Pembentukan Kebiasaan dalam Otak Manusia

Menggali Proses Pembentukan Kebiasaan dalam Otak ManusiaMenggali Proses Pembentukan Kebiasaan dalam Otak Manusia

Pembentukan kebiasaan baru merupakan proses yang melibatkan banyak aspek dari otak kita. Dengan mengerti cara kerja otak, kita dapat lebih sukses dalam mengganti perilaku atau memperkenalkan kebiasaan positif.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Setiap usaha untuk melakukan sesuatu yang baru akan menciptakan jalur saraf yang mendukung terbentuknya kebiasaan. Proses ini memerlukan waktu dan konsistensi dalam tindakan yang dilakukan.

Mekanisme Pembentukan Kebiasaan

Otak manusia terdiri dari berbagai struktur yang berperan penting dalam pembentukan kebiasaan. Salah satu bagian yang krusial adalah basal ganglia, yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan pengulangan perilaku.

Ketika melakukan tindakan yang sama berulang kali, otak akan menguatkan jalur saraf tersebut. Proses ini dikenal dengan istilah myelination, yang mempercepat transmisi sinyal antar neuron.

Setelah kebiasaan terbentuk, otak akan merespons dengan memberikan rasa 'senang' yang mendorong kita untuk terus mengulangi perilaku tersebut. Ini berfungsi sebagai penguat yang memotivasi untuk melanjutkan kebiasaan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih

Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Kebiasaan

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kemampuan kita untuk membentuk kebiasaan baru. Salah satu faktor penting adalah lingkungan sekitar, seperti dukungan dari orang-orang terdekat.

Konsistensi juga sangat berperan dalam proses ini. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan sesuatu secara berulang selama 21 hingga 66 hari bisa memperkuat kebiasaan baru yang ingin ditanamkan.

Namun, tekanan dan stres dapat sangat memengaruhi otak dalam proses pembentukan kebiasaan. Di saat-saat stres, otak sering kali mencari kenyamanan dari kebiasaan lama yang cenderung tidak sehat.

Strategi Untuk Memudahkan Pembentukan Kebiasaan Baru

Menggunakan teknik cue-routine-reward menjadi salah satu metode yang efektif untuk membentuk kebiasaan baru. Dengan menetapkan pemicu tertentu, kita dapat menciptakan jalur baru dengan memberikan imbalan setelah melakukan tindakan tersebut.

Menetapkan tujuan kecil dan dapat dicapai dengan mudah juga bermanfaat. Alih-alih melakukan perubahan besar secara tiba-tiba, melangkah perlahan membantu adopsi kebiasaan baru menjadi lebih mudah.

Penting juga untuk bersikap sabar terhadap diri sendiri. Proses perubahan tidak selalu cepat, dan konsistensi dalam menerapkan kebiasaan baru adalah kunci yang tidak bisa diabaikan.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menggali Proses Pembentukan Kebiasaan dalam Otak Manusia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!