TNI dan Polri Minta Maaf Usai Kasus Penjual Es Kue Viral
Anggota TNI dan Polri telah resmi meminta maaf setelah viralnya video yang menunjukkan pengamanan terhadap seorang penjual es kue bernama Sudrajat dengan tuduhan menjual produk berbahan spons.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Permintaan maaf ini terjadi setelah hasil pemeriksaan dari Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya menyatakan bahwa semua produk yang diuji adalah aman untuk dikonsumsi.
Peristiwa ini bermula dari sebuah video viral yang menunjukkan dua anggota TNI dan Polri mengamankan Sudrajat. Dalam video tersebut, seorang anggota berpakaian polisi menyebutkan, 'Penjual es kue jadul, yang dulu pernah kita makan. Nah sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons.'
Saat video ini menyebar, pihak berwenang langsung melakukan penyelidikan, termasuk mengambil sampel dari produk yang dijual oleh Sudrajat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan keamanan produk.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel, termasuk es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses, adalah aman dan layak dikonsumsi. Roby menegaskan, 'Tim dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya.'
Aiptu Ikhwan Mulyadi, salah satu anggota yang terlibat dalam penanganan kasus ini, menyampaikan permohonan maafnya. Ia menyatakan, 'Kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah,' dengan penekanan khusus kepada Sudrajat yang terkena dampak dari kejadian ini.
Ikhwan juga menekankan perlunya prosedur yang lebih baik dalam penanganan setiap laporan dari masyarakat. Ia berkomitmen bahwa ke depannya, proses klarifikasi akan dilakukan dengan lebih hati-hati sebelum memberikan informasi kepada masyarakat.
Ia menyatakan, 'Kami tetap bertekad memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan humanis bagi seluruh masyarakat.' Pernyataan ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: