Adies Kadir Tinggalkan Golkar Setelah Dicalonkan Sebagai Hakim MK
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, mengonfirmasi bahwa Adies Kadir resmi mengundurkan diri dari partai setelah dicalonkan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Namun, Sarmuji tidak mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai waktu dan proses pengunduran diri Adies.
Sarmuji menjelaskan, 'Beliau sudah mengundurkan diri sebagai kader Golkar.' Dengan langkah ini, masa depan Adies sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar semakin tidak jelas.
Hingga saat ini, Partai Golkar belum menetapkan calon pengganti bagi posisi yang ditinggalkan Adies. Hal ini akan menjadi agenda penting untuk dibahas dengan Ketua Umum partai.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Komisi III DPR telah memberikan persetujuan resmi bagi Adies Kadir sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi yang baru menggantikan Arief Hidayat. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno di tengah jalan.
Usulan terhadap Adies menjadi hakim MK didukung oleh delapan fraksi dalam Komisi III, meskipun diakui bahwa fit and proper test yang dilakukan berlangsung singkat, tanpa mendalamnya analisis dari masing-masing anggota DPR.
Adies Kadir sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dan sempat menjadi sorotan publik berkat pernyataannya tentang tunjangan rumah DPR. Hal ini menuai kritik dan protes masyarakat.
Walaupun pernah dinonaktifkan oleh partai, MKD DPR memutuskan bahwa Adies tidak bersalah, sehingga dia kembali aktif. Namun, setelah itu, keberadaannya dalam kegiatan publik dan wawancara media semakin jarang.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: