BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:45 WIB

Kematian Tragis Perawat ICU di Minneapolis Mengguncang Komunitas

Kematian Tragis Perawat ICU di Minneapolis Mengguncang KomunitasKematian Tragis Perawat ICU di Minneapolis Mengguncang Komunitas

Seorang agen imigrasi AS menembak mati Alex Pretti, seorang perawat ICU yang berkomitmen, di Minneapolis pada 25 Januari 2026.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Kepergian Pretti mendapatkan sorotan luas, terutama dalam konteks protes terhadap kebijakan imigrasi yang tengah berlangsung.

Siapa Alex Pretti?

Alex Pretti, berusia 37 tahun, dikenal sebagai perawat ICU yang penuh perhatian, terutama terhadap veteran. Dia berasal dari Green Bay, Wisconsin, dan menyelesaikan pendidikan keperawatannya sebelum bergabung dengan rumah sakit Veteran Affairs di Minneapolis.

Keluarganya menggambarkan Pretti sebagai seorang yang peduli, selalu berusaha membuat dampak positif bagi orang di sekitarnya. 'Pretti adalah jiwa yang baik hati yang sangat peduli pada keluarga dan teman-temannya,' kata orang tuanya.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Detail Penembakan

Kejadian penembakan berlangsung saat demonstrasi menentang tindakan keras imigrasi. Menurut saksi, Pretti berusaha melindungi seorang wanita yang didorong oleh agen imigrasi saat ia ditembak.

Keluarga Pretti sangat menyesalkan bahwa anak mereka dicap sebagai agresor. Mereka menekankan bahwa Alex tidak memegang senjata saat berhadapan dengan agen federal, menyebut pernyataan tersebut sebagai 'kebohongan menjijikkan'.

Reaksi Masyarakat

Kematian Alex Pretti menimbulkan protes besar di Minneapolis, dengan banyak pihak mengecam tindakan kekerasan yang dianggap sebagai bagian dari kebijakan penegakan hukum imigrasi. Masyarakat lokal bersatu untuk mengekspresikan kemarahan dan kesedihan atas kejadian ini.

Dimitri Drekonja, Kepala Bagian Penyakit Menular di rumah sakit VA Minneapolis, mengungkapkan bahwa Pretti adalah sosok baik yang selalu siap membantu. 'Kami sering mengobrol di antara pasien tentang rencana bersepeda gunung bersama. Sekarang tidak akan pernah terjadi,' ungkapnya.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kematian Tragis Perawat ICU di Minneapolis Mengguncang Komunitas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!