AS Resmi Berhenti dari WHO: Apa Dampaknya?
Amerika Serikat telah resmi menyelesaikan proses penarikannya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan ini diumumkan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS pada Kamis waktu setempat.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Langkah ini merupakan bagian dari agenda yang telah lama diusulkan oleh Presiden Donald Trump, menegaskan ketidakpuasan AS terhadap organisasi internasional tersebut.
Penarikan diri AS dari WHO dimulai pada hari pertama masa jabatan kedua Trump. Dalam proses ini, negara ini diharuskan untuk memberikan pemberitahuan satu tahun sebelumnya dan menyelesaikan semua kewajiban keuangan yang ada.
Saat ini, AS memiliki tunggakan sebesar 260 juta dolar AS kepada WHO. Dr. Lawrence Gostin, seorang pakar hukum kesehatan, menilai bahwa sangat kecil kemungkinan AS akan memenuhi kewajiban tersebut.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Departemen Kesehatan AS juga mengumumkan penghentian total pendanaan pemerintah untuk WHO dan menarik semua personel AS yang bekerja di organisasi tersebut. Hal ini menunjukkan langkah tegas yang diambil oleh pemerintahan Trump.
Beberapa pejabat menilai bahwa WHO telah berperilaku bertentangan dengan kepentingan AS dan tidak memberikan imbal hasil yang seimbang atas dukungan yang diberikan.
Keputusan menarik diri dari WHO mendapat berbagai kritik, termasuk dari kalangan pakar kesehatan. Dr. Ronald Nahass, Presiden Infectious Disease Society of America, menyebut langkah ini berisiko dan berpotensi membahayakan kesehatan global.
Dr. Lawrence Gostin mengingatkan bahwa penarikan ini dapat mengakibatkan AS kehilangan akses cepat ke data epidemiologi yang penting untuk penanganan pandemi di masa depan.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: