Kecelakaan Tragis di Tebingtinggi: Kereta Api Tabrak Minibus, 9 Tewas
Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di Tebingtinggi, Sumatra Utara, ketika Kereta Api Sri Billah Utama bertabrakan dengan minibus Toyota Avanza pada Rabu malam, 21 Januari 2023.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sembilan orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk anak-anak, dalam insiden yang berlangsung di perlintasan tanpa palang pintu tersebut.
Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya, mengonfirmasi bahwa salah satu korban tewas adalah Abdul Kadir Al Jaelani (42), pengemudi minibus, yang meninggal di rumah sakit setelah tabrakan.
Di lokasi kecelakaan, delapan orang lainnya termasuk balita berusia empat tahun dan seorang lansia berusia 80 tahun juga meninggal. Mereka berasal dari Kecamatan Deliserdang dan Medan Marelan.
AKBP Rina menyatakan, "Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Avanza BK 1657 AB. Sedangkan penumpang kereta api tidak ada korban."
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Minibus yang dikemudikan Abdul Kadir melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu saat kereta api melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.
Saksi di lokasi kejadian melaporkan bahwa pengemudi tidak mendengar peringatan dan teriakan untuk berhenti. Mobil ini tiba-tiba melintas hingga terjadilah tabrakan yang mengakibatkan kendaraan terseret sejauh 300 meter.
"Desi keterangan saksi, mobil tersebut sudah diteriaki oleh saksi agar jangan melintas, namun mobil tetap melaju melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut," lanjut AKBP Rina.
Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti setelah kecelakaan.
Penyidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menemukan penyebab pasti insiden ini. Minibus diketahui berangkat dari Kabupaten Deliserdang menuju acara keluarga di Kabupaten Batubara sebelum tragedi terjadi.
"Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata korban di rumah sakit, memeriksa sejumlah saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian," tutup Kapolres.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: