BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 13:04 WIB

Tepat 11 Nyawa Melayang dalam Insiden Asap Tambang di Bogor

Tepat 11 Nyawa Melayang dalam Insiden Asap Tambang di BogorTepat 11 Nyawa Melayang dalam Insiden Asap Tambang di Bogor

Jumlah korban jiwa akibat insiden asap di tambang Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, kini meningkat menjadi 11 orang.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan hal tersebut dalam pertemuan dengan keluarga korban pada Kamis, 22 Januari 2026.

Rincian Korban dan Upaya Evakuasi

Kapolda Jawa Barat menginformasikan bahwa para korban berasal dari tiga kecamatan: Nanggung, Cigudeg, dan Sukajaya. Pada kesempatan itu, Rudi Setiawan menyatakan, "Alhamdulillah untuk Nanggung sudah tiga orang yang kami selamatkan dan dari beberapa desa-desa lagi sudah kami selamatkan itu kurang lebih berjumlah 11 orang."

Kelima korban yang ditemukan meninggal sebelumnya diduga sebagai penambang emas ilegal yang terjebak di dalam lubang galian. Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Suprianta, juga menambahkan, "Total ada lima orang (korban meninggal dunia)."

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Tindakan Pascatragedi

Kapolda Rudi Setiawan menyatakan bahwa seluruh korban telah dimakamkan. "Dari semuanya itu dan sudah diserahkan atau sudah kembali kepada keluarganya untuk selanjutnya dilakukan pemakaman," ujarnya.

Untuk membantu keluarga yang terkena dampak, pihak kepolisian telah memberikan bantuan yang diperlukan. Rudi menambahkan, jika ada kebutuhan untuk tindakan lebih lanjut seperti otopsi, hal itu akan dilakukan. "Sementara ini keluarga langsung dikebumikan. Nanti apabila dalam proses-proses lain diperlukan tindakan, itu akan kami lakukan (otopsi)," tuturnya.

Penyelidikan dan Dugaan Korban Lainnya

Masih belum pasti apakah ada warga lain yang terjebak di lubang galian akibat asap tersebut. Kapolda mengharapkan kerjasama dari masyarakat untuk melaporkan jika ada anggota keluarga yang hilang. "Kami membuka ruang atau informasi setiap hari dan setiap saat supaya yang warganya hilang melaporkan ke kami," ujarnya.

Beberapa pihak memperingatkan kemungkinan adanya korban lain yang belum ditemukan. Pengawasan dan operasi penyelamatan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak lebih lama di lokasi tersebut.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tepat 11 Nyawa Melayang dalam Insiden Asap Tambang di Bogor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!