Empat Astronaut Dipulangkan Lebih Awal dari ISS Akibat Masalah Kesehatan
Empat astronaut dipulangkan dari Stasiun Antariksa Internasional (ISS) lebih awal karena masalah kesehatan serius yang dialami salah satu anggota kru. Pesawat ruang angkasa SpaceX Dragon yang membawa mereka, telah mendarat di lepas pantai San Diego.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
NASA belum mengungkap identitas kru yang mengalami masalah kesehatan demi menjaga privasi. Meskipun begitu, pihak agensi menjamin bahwa kondisi kesehatan kru tersebut kini stabil.
Kepala NASA, Jared Isaacman, mengadakan konferensi pers untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang kondisi kesehatan astronaut yang bermasalah. "Awak yang menjadi perhatian dalam kondisi baik," jelas Isaacman. Ini adalah pertama kalinya NASA harus membawa kru kembali dari misi dengan jadwal yang dipercepat, menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan.
Selama 167 hari bertugas di ISS, astronaut tersebut, termasuk Zena Cardman, Mike Fincke, Kimiya Yui, dan Oleg Platonov, menjalani berbagai misi. Namun, situasi kesehatan yang mendesak memaksa mereka untuk kembali lebih awal, meninggalkan catatan penting dalam sejarah penerbangan luar angkasa.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Setelah mendarat, tim pemulihan segera bertindak untuk mengamankan pesawat SpaceX Dragon dan membantu mengevakuasi astronaut ke kapal setelah pendaratan. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dirawat di rumah sakit selama satu malam, keempat astronaut diharapkan kembali ke Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston untuk proses pemulihan. Prosedur ini mencerminkan kesiapsiagaan NASA dalam menangani situasi darurat.
Kejadian ini menciptakan sejarah baru bagi NASA sebagai kali pertama mereka mengubah jadwal misi ke ISS karena masalah kesehatan. Langkah ini menegaskan kepentingan besar yang diberikan NASA terhadap kesehatan astronaut.
Komunikasi dan kerja sama antar anggota kru menjadi semakin penting, seperti yang disampaikan oleh Zena Cardman. "Kru ini bersatu seperti keluarga untuk saling membantu dan merawat satu sama lain," tambahnya, menekankan spirit solidaritas dalam misi luar angkasa.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: