Senegal Ciptakan Sejarah: Menangkan Piala Afrika Pertama Melawan Maroko
Tim nasional Senegal mencetak sejarah baru dengan meraih gelar Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Maroko dengan skor 1-0 dalam laga final yang digelar di Stadion Rabat pada Minggu malam, 18 Januari 2026.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Pertandingan ini menunjukkan dominasi Senegal, meski Maroko juga memberikan perlawanan dengan sejumlah peluang berbahaya.
Final di Stade Prince Moullay Abdallah menampilkan momen mendebarkan bagi kedua tim. Senegal sedikit lebih mendominasi penguasaan bola dengan 54 persen, sementara Maroko lebih agresif dalam menyerang.
Maroko mencatatkan 13 tembakan, di mana tiga di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, Senegal hanya mampu mencetak lima tembakan on target dari sembilan usaha.
Perlawanan ketat ini menunjukkan kemampuan masing-masing tim dalam merencanakan dan melaksanakan strategi di lapangan.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Kesempatan paling baik bagi Senegal muncul di menit ke-37 ketika Iliman Ndiaye berhadapan langsung dengan kiper Maroko, Yassine Bounou. Namun, usaha Ndiaye patah karena penyelamatan gemilang kiper tersebut.
Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi ketegangan kian meningkat di babak kedua. Di menit ke-90, Senegal kembali mengancam gawang Maroko lewat tembakan Ibrahim Mbaye, tetapi lagi-lagi, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Kedua tim menunjukkan semangat tinggi untuk mencetak gol, namun keberuntungan tampaknya berpihak pada Maroko pada saat-saat krusial.
Ketegangan semakin menderu saat Senegal mencetak gol pada menit ke-92, namun gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang terjadi. Momentum berlanjut dengan penalti untuk Maroko di menit ke-94, yang menjadi penentu, tetapi sepakan 'Panenka' Brahim Diaz berhasil digagalkan Edouard Mendy, kiper Senegal.
Pertandingan sempat berlanjut hingga perpanjangan waktu, dan Senegal akhirnya menemukan momentum dengan gol penentu dari Pape Gueye. Gol tersebut memastikan Senegal meraih kemenangan dan menjadi juara Piala Afrika untuk kali pertama.
Kemenangan tersebut tidak hanya memberikan trofi, tetapi juga menandai babak baru dalam sejarah sepak bola Senegal yang telah lama dinanti.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: