BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 14 JANUARI 2026 • 17:00 WIB

Mengapa Gadget Menjadi Bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan Kita

Mengapa Gadget Menjadi Bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan KitaMengapa Gadget Menjadi Bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan Kita

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan gadget menjadi hal yang lumrah dan tidak terhindarkan bagi banyak orang. Meskipun menyadari dampak negatif, banyak yang masih terjebak dalam rutinitas menggunakan perangkat ini.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Kebiasaan seperti bermain media sosial, bermain game, atau sekadar menjelajahi internet telah menyulam diri ke dalam keseharian kita. Hal ini membuat fokus pada aktivitas lain menjadi semakin sulit, bahkan saat diperlukan.

Pengaruh Media Sosial

Media sosial adalah salah satu pendorong utama ketidakmampuan individu untuk melepaskan diri dari gadget. Aktivitas seperti menyukai, mengomentari, dan membagikan konten telah menjadi bagian fundamental yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Kemudahan akses informasi serta interaksi yang cepat menjadi magnet tersendiri. Dalam banyak keadaan, orang lebih memilih berkomunikasi melalui gadget dibandingkan dengan melakukan interaksi tatap muka.

"Kita hidup di era di mana interaksi sosial bergantung pada kesediaan kita untuk menggunakan gadget," ujar seorang peneliti perilaku digital. Pernyataan ini menunjukkan betapa dalamnya pengaruh gadget terhadap dinamika kehidupan sosial masyarakat.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dampak Emosional dan Psikologis

Penggunaan gadget tidak hanya berimplikasi pada komunikasi, tetapi juga membawa dampak emosional yang signifikan. Banyak pengguna merasakan kesepian atau kecemasan ketika tidak memiliki perangkat di tangan.

Perasaan ini sering kali berakar dari ketakutan akan kehilangan informasi penting atau tidak terhubung dengan lingkungan sosial. Fenomena ini dikenal dengan istilah 'Fear of Missing Out' (FOMO), yang semakin terlihat jelas dengan adanya berita-berita negatif mengenai ketidakaktifan di media sosial.

Seorang psikolog berkomentar, "Gadget bisa menjadi sumber kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi sumber kecemasan yang besar."

Kebiasaan dan Fisiologi

Kebiasaan menggunakan gadget yang terbangun secara terus-menerus menjadi sulit untuk diubah. Aktivitas rutin seperti memeriksa email atau media sosial telah mengubah pola pikir sehari-hari.

Secara fisiologis, otak manusia telah terprogram untuk merasakan kenyamanan ketika menerima notifikasi. Proses ini menghasilkan pelepasan bahan kimia di otak yang semakin memicu keinginan untuk kembali menggunakan gadget.

"Setiap kali kita menerima notifikasi, ada kepuasan tersendiri yang seolah memberi kita penguatan positif," jelas seorang ahli neurologi. Penjelasan ini menjelaskan mengapa orang-orang sering kali kesulitan untuk mengurangi penggunaan gadget, meskipun menyadari pentingnya membatasi waktu.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Gadget Menjadi Bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan Kita

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!