Jule Prastini Sebut Kekerasan Sebagai Alasan Perselingkuhannya
Julia 'Jule' Prastini, seorang selebgram terkenal, baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik perselingkuhannya dengan mantan suaminya, Na Daehoon. Dalam pernyataan tersebut, Jule menyoroti tuduhan kekerasan dalam rumah tangga sebagai pendorong utama keputusannya.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Jule membagikan pernyataan itu di media sosial, menjelaskan bahwa pengalaman kekerasan selama pernikahan mereka memaksa dirinya untuk berselingkuh demi keselamatan dan kesejahteraan anak-anak mereka.
Dalam sebuah chat yang viral di media sosial, Jule menyatakan, "Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT." Pernyataan ini menegaskan bahwa kekerasan merupakan faktor utama dalam keputusan sulitnya untuk berselingkuh.
Meski tidak menjelaskan secara spesifik bentuk kekerasan yang dialaminya, Jule menyuarakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan ketiga anak mereka menjadi prioritas utama baginya. Dia menambahkan, "Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian. Sedangkan aku memikirkan Jena, Junho, dan Eunho."
Pengakuan Jule ini memicu perbincangan hangat di kalangan netizen, yang mulai mempertanyakan legitimasi dari klaim yang disampaikan.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Respons dari warganet beragam, banyak yang menunjukkan skeptisisme terhadap tuduhan tersebut. Salah satu komentar dari akun @kiii***si menyoroti, "Kalau memang terjadi KDRT, Pengadilan Agama Jakarta Selatan juga kayaknya enggak akan kasih hak asuh anak ke Daehoon deh. Ya enggak sih?".
Komentar lainnya dari pengguna @fitri*****33 juga menanyakan, "Kalaupun Daehoon KDRT, pasti ada sebabnya juga dong. Kalau benaran Jule diKDRT mah laporin saja ke polisi, bukan malah jadi alasan untuk selingkuh." Ini mencerminkan kekhawatiran seputar keabsahan tuduhan yang dilontarkan.
Skeptisisme ini menunjukkan bahwa publik sangat kritis terhadap kenyataan yang dibagikan oleh para selebritas, terutama terkait isu sensitif seperti kekerasan dalam rumah tangga.
Na Daehoon telah mengajukan permohonan cerai pada 6 November 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dan permohonan tersebut telah disetujui oleh majelis hakim. Proses cerai ini semakin rumit dengan tuduhan yang dilontarkan oleh Jule.
Pengadilan juga telah menetapkan bahwa hak asuh atas ketiga anak mereka akan dipegang oleh Daehoon, menambah kekontrasan terhadap klaim Jule. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak dari pengakuan Jule dan proses hukum yang sedang berlangsung.
Masyarakat kini menunggu kelanjutan kasus ini, melihat bagaimana tuduhan kekerasan dalam rumah tangga ini akan memengaruhi anak-anak dan setiap keputusan lanjutan dalam proses perceraian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: