Manchester United Mengganti Pelatih Setelah Performa Buruk
Manchester United resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim dari jabatan pelatih kepala. Keputusan ini diambil setelah tim mengalami serangkaian performa mengecewakan di bawah kepemimpinan Amorim.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pemecatan tersebut disampaikan setelah rapat darurat oleh CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox, yang menilai Amorim tidak lagi mampu memimpin tim dengan baik hingga akhir musim.
Manchester United mengalami penurunan performa yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, yang menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan pemecatan Ruben Amorim. Dalam pernyataan resmi, klub mengungkapkan, 'Ruben Amorim tidak lagi jadi pelatih kepala Manchester United,' menunjukkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan yang mendalam.
Ruben Amorim juga menunjukkan kekecewaan mengenai keterbatasan wewenangnya sebagai pelatih. Ia merasa tidak mendapatkan dukungan penuh dalam hal transfer pemain dan secara tidak langsung menyindir Direktur Olahraga Jason Wilcox yang dianggapnya kurang efektif dalam mengurus tim.
Hasil buruk yang didapat Amorim tampak jelas dengan rasio kemenangan yang hanya mencapai 38,1 persen dari total 63 pertandingan. Meskipun membawa tim hingga final Liga Europa musim lalu, Amorim tidak mampu mempersembahkan gelar bagi klub.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Manajemen Manchester United berterima kasih atas kontribusi Ruben Amorim selama kepelatihannya. Meskipun pemecatan adalah langkah yang diperlukan, manajemen tetap berharap yang terbaik untuk masa depan Amorim.
Sebagai pelatih sementara, posisi Amorim akan diisi oleh Darren Fletcher, pelatih Tim U-18. Langkah ini diambil sambil manajemen mencari pelatih tetap dalam dua bulan ke depan demi memperbaiki performa tim.
Dengan peringkat keenam di klasemen Liga Inggris dan hanya selisih tiga poin dari Liverpool di posisi keempat, tekanan untuk segera bangkit semakin besar bagi tim.
Manchester United akan melawat ke markas Burnley pada Kamis, 8 Januari 2026. Pertandingan ini menjadi krusial untuk membuktikan bahwa tim masih mampu bersaing di papan atas liga meskipun ada perubahan di kursi kepelatihan.
Menghadapi Burnley diharapkan dapat menjadi tantangan baru yang positif. Diharapkan juga bahwa pergantian pelatih sementara bisa memotivasi pemain untuk memberikan performa terbaik.
Dengan situasi yang ada, para pemain dan staf diharapkan bersatu dan fokus pada strategi yang akan diterapkan oleh Darren Fletcher sebagai pelatih sementara untuk mengembalikan performa tim.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: