BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 01 JANUARI 2026 • 11:39 WIB

Bantuan Bencana: Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Bantuan Bencana: Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian di Aceh TamiangBantuan Bencana: Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk meninjau pembangunan hunian bagi warga yang terdampak bencana. Kunjungan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah yang terkena dampak bencana.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi, Prabowo menargetkan pembangunan hingga 600 unit hunian yang diharapkan rampung dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi salah satu dari berbagai upaya dalam memperbaiki kondisi masyarakat pascabencana.

Detail Kunjungan Kerja dan Proses Pembangunan

Presiden Prabowo Subianto berangkat dari Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Aceh Tamiang, dan tiba di helipad PTPN IV pada pukul 09.10 WIB. Setibanya di lokasi, ia menyapa masyarakat yang hadir sebelum melanjutkan perjalanan dengan helikopter TNI AU Caracal.

Di dalam rombongan, Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Kunjungan ini dijadwalkan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan hunian yang tengah berlangsung.

Sesampainya di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Presiden langsung menuju lokasi proyek hunian. Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan bahwa pembangunan hunian sesuai dengan instruksi presiden dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Target dan Progres Pembangunan Hunian

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembangunan hunian yang dilaksanakan oleh BPI Danantara menargetkan sekitar 500 hingga 600 unit. "Ada rumah hunian yang dibuat Danantara instruksi Bapak Presiden, besok kita cek. Seharusnya 500-600 (hunian). Insyaallah jadi, ya besok kita cek," kata Teddy.

Pemerintah berencana membangun total 15.000 unit hunian untuk warga yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Target ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat penanganan bencana banjir yang melanda berbagai wilayah tersebut.

Teddy menambahkan bahwa Danantara telah memulai pembangunan 15.000 unit rumah dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan harapan menyelesaikan 500 unit pertama dalam waktu dekat. Ini menjadi langkah awal dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

Urgensi dan Implikasi Kunjungan

Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang bukan hanya sekadar peninjauan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menanggapi situasi darurat akibat bencana. Pembangunan hunian ini diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para korban dan mempercepat proses pemulihan wilayah.

Pemerintah menekankan pentingnya percepatan dalam penyelesaian hunian bagi korban bencana, mengingat perlunya perhatian mendesak terhadap kebutuhan mereka. Hal ini menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil oleh pemerintah.

Dengan dilaksanakannya pembangunan hunian ini, diharapkan masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dapat kembali beraktivitas dengan normal dan mempercepat rehabilitasi wilayah yang terdampak.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bantuan Bencana: Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!