Tragedi Kebakaran di Panti Jompo Manado, 16 Lansia Tidak Selamat
Kebakaran tragis melanda Panti Werdha Damai di Manado, mengakibatkan 16 orang lansia kehilangan nyawa. Insiden yang terjadi pada Minggu malam ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang berusaha melakukan penyelamatan.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Api mulai berkobar sekitar pukul 20.00 Wita, disertai suara ledakan yang semakin memperburuk situasi. Warga setempat berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan penghuni panti yang terjebak di dalam.
Kebakaran di Panti Werdha Damai menciptakan kepanikan warganya. Saksi mata melaporkan bahwa suara ledakan terdengar sebelum api menyebar secara cepat.
Steven Mokodompit, seorang warga, tiba di lokasi saat api sudah membakar besar. Ia langsung bersama dengan warga lainnya berusaha untuk menyelamatkan penghuni panti yang terperangkap di dalam.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Steven dan beberapa warga berhasil mengevakuasi enam orang melalui pintu belakang panti. Sayangnya, salah satu dari yang diselamatkan kemudian dinyatakan meninggal akibat kehabisan oksigen.
Dalam upaya penyelamatan, Steven menjelaskan, 'Kami berusaha evakuasi yang masih bisa diselamatkan di bagian belakang.' Semangat warga patut diacungi jempol meskipun situasi sangat berbahaya.
Suasana tegang terasa saat teriakan minta tolong bergema dari dalam panti. Steven mencatat adanya ledakan dari bagian dapur panti yang menambah kecemasan selama proses evakuasi.
Dia menambahkan, 'Saat evakuasi ada bunyi ledakan di bagian dapur. Selain itu ada yang berteriak minta tolong kemungkinan kepanasan atau asap.' Ini menyoroti betapa kritisnya keadaan di dalam panti pada malam kebakaran itu.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: