Gunung Merapi Erupsi Lagi, Wisatawan Jaga Jarak
Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan aktivitas erupsi yang signifikan pada Sabtu siang, 27 Desember 2025.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Awan panas yang terlempar sejauh 2.000 meter menuju Sungai Krasak membuat beberapa wisatawan panik, meski ada yang tetap menonton peristiwa alam tersebut.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) segera mengeluarkan imbauan untuk menjauh dari area berbahaya di sekitar Bunker Kaliadem, Sleman.
Saat ini, status Gunung Merapi berada di level III atau siaga, yang menandakan potensi erupsi masih tinggi dan memerlukan perhatian dari semua pihak.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
BPPTKG telah memetakan area berbahaya yang harus dihindari masyarakat, termasuk Sungai Boyong yang memiliki radius maksimal 5 kilometer dari puncak.
Selain itu, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng juga ditetapkan sebagai kawasan berbahaya dengan radius hingga 7 kilometer dari puncak gunung.
Selain awan panas, ada perhatian khusus terhadap potensi lahar hujan yang dapat terjadi terutama saat hujan di sekitar puncak Gunung Merapi.
BPPTKG juga mengingatkan bahwa abu vulkanik bisa menjadi gangguan dan siap untuk segera meninjau status jika ada perubahan signifikan dalam aktivitas gunung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: