BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 17:07 WIB

Kesepakatan Gencatan Senjata di Perbatasan Thailand dan Kamboja

Kesepakatan Gencatan Senjata di Perbatasan Thailand dan KambojaKesepakatan Gencatan Senjata di Perbatasan Thailand dan Kamboja

Thailand dan Kamboja telah sepakat untuk melaksanakan gencatan senjata yang diumumkan pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri bentrokan perbatasan yang telah menelan banyak nyawa.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Setidaknya 47 orang dilaporkan tewas dan lebih dari satu juta warga sipil terpaksa mengungsi akibat konflik berdarah yang melibatkan senjata artileri dan pesawat tempur ini.

Detail Gencatan Senjata

Gencatan senjata ini diputuskan untuk berlaku mulai pukul 12.00 siang waktu setempat. Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani oleh menteri pertahanan kedua negara, kesepakatan tersebut mencakup larangan serangan terhadap warga sipil.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengurangi angka korban yang terus meningkat. Selain itu, seluruh pergerakan pasukan juga akan dibekukan untuk memberikan kesempatan bagi warga sipil yang mengungsi untuk kembali ke rumah dengan aman.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa semua jenis senjata yang digunakan dalam konflik ini dilarang, menyoroti pentingnya perlindungan bagi masyarakat sipil. Hal ini merupakan respons terhadap seruan dari komunitas internasional untuk mengakhiri kekerasan yang berkepanjangan.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Konflik Perbatasan dan Pengaruh Internasional

Konflik ini telah menjangkau hampir seluruh provinsi perbatasan, menjadikannya sebagai salah satu krisis paling mendesak di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, upaya gencatan senjata yang diklaim oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ternyata gagal.

Amerika Serikat, China, dan Malaysia telah mendesak kedua negara untuk menahan diri dalam menggunakan kekerasan. Penekanan dari negara-negara tersebut menunjukkan perhatian besar internasional terkait stabilitas di kawasan ini.

Langkah kerja sama di bidang lain, termasuk pembersihan ranjau serta penanggulangan kejahatan siber, juga disepakati. Hal ini mencerminkan pentingnya kolaborasi untuk menyelesaikan masalah yang mempengaruhi kedua negara.

Dampak Gencatan Senjata bagi Masyarakat Sipil

Gencatan senjata ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat sipil yang terjepit dalam konflik berkepanjangan. Kesepakatan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi keamanan yang lebih baik bagi warga untuk kembali ke rumah.

Kondisi kehidupan yang aman dan stabil sangat penting untuk pemulihan kesejahteraan masyarakat setelah konflik. Oleh karena itu, kedua pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkrit demi keselamatan dan kesejahteraan warganya.

Masyarakat sipil yang terkena dampak memerlukan dukungan dalam membangun kembali kehidupan mereka. Dengan adanya gencatan senjata ini, diharapkan proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih lancar.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesepakatan Gencatan Senjata di Perbatasan Thailand dan Kamboja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!