BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 12:25 WIB

Dampak Buruk Kebiasaan Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

Dampak Buruk Kebiasaan Duduk Terlalu Lama bagi KesehatanDampak Buruk Kebiasaan Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

Kebiasaan duduk yang berlama-lama menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas sehari-hari banyak orang. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan jejak buruk yang ditinggalkan oleh aktivitas ini terhadap kesehatan tubuh.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Dari masalah fisik seperti obesitas hingga gangguan mental seperti depresi, banyak dampak yang dapat dirasakan akibat kebiasaan ini. Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang efek samping serta strategi untuk mengurangi waktu duduk.

Dampak Kesehatan Fisik

Duduk berlama-lama diketahui dapat menyebabkan sakit punggung dan ketegangan otot. Ini terjadi terutama pada otot punggung dan leher yang terlalu lama berada dalam posisi statis.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama meningkatkan risiko obesitas. Metabolisme tubuh melambat saat kita kurang bergerak, sehingga kalori yang dibakar pun berkurang.

Kondisi seperti diabetes tipe 2 juga dapat meningkat akibat kebiasaan duduk berkepanjangan. Insulin yang tidak berfungsi dengan efektif dikaitkan dengan aktivitas fisik yang minimal.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Pengaruh pada Kesehatan Mental

Tak hanya fisik, kesehatan mental kita juga bisa terpengaruh jika terlalu lama duduk. Para ahli menyatakan bahwa aktivitas fisik membantu meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.

Sebaliknya, kebiasaan duduk yang berlebihan dapat menyebabkan perasaan cemas dan depresi. Ini bisa terjadi karena kurangnya aktivitas yang meningkatkan endorfin, hormon kebahagiaan.

Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak bergerak cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi. Jadi, jangan abaikan pentingnya gerak dalam rutinitas harian.

Strategi untuk Mengurangi Waktu Duduk

Mengurangi waktu duduk bisa dimulai dengan mengatur jadwal istirahat. Cobalah untuk berdiri atau berjalan setiap 30 menit saat bekerja atau belajar.

Selain itu, menggunakan meja yang dapat diatur tingginya untuk berdiri sambil bekerja bisa jadi solusi baik. Aktivitas fisik ringan, seperti peregangan, juga dapat membantu mengurangi ketegangan otot.

Mengintegrasikan kegiatan fisik dalam rutinitas harian seperti bersepeda, berjalan kaki, atau olahraga juga sangat penting. Dengan begitu, kita bisa menjaga kesehatan tubuh dan pikiran lebih baik.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Buruk Kebiasaan Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!