Mengapa Detak Jantung yang Tak Teratur Perlu Diperhatikan
Detak jantung yang tidak teratur dapat menjadi indikator adanya masalah kesehatan yang perlu diwaspadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan serius.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dikenal dengan istilah aritmia, situasi ini perlu dipahami lebih dalam agar kita bisa menanggulangi dampak yang mungkin timbul. Mari kita simak lebih lanjut tentang aritmia dan pengaruhnya terhadap kesehatan.
Aritmia adalah kondisi di mana irama detak jantung mengalami gangguan, sehingga jantung berdetak lebih cepat, lambat, atau tidak teratur. Penyebabnya beragam, mulai dari stres, kecemasan, hingga penyakit jantung.
Meski thường kali tidak menimbulkan gejala yang mencolok, beberapa orang mungkin merasakan palpitasi, yang biasa disebut 'jantung berdebar'. Secara umum, aritmia terbagi menjadi beberapa jenis, seperti fibrilasi atrium dan takikardia.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Ketidakaturan detak jantung dapat mempengaruhi efisiensi aliran darah ke seluruh tubuh. Hal ini meningkatkan risiko penggumpalan darah yang dapat menyebabkan stroke.
Beberapa efek lain dari aritmia meliputi rasa pusing, sesak napas, dan bahkan pingsan. Dalam situasi ekstrem, aritmia bisa menyebabkan henti jantung mendadak, terutama jika berhubungan dengan kondisi medis serius lainnya.
Mengetahui cara mencegah aritmia sangat krusial, seperti menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, dan menghindari stres. Makanan sehat yang kaya serat dan nutrisi juga merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Apabila merasakan gejala mencurigakan, seperti detak jantung yang tidak teratur, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Tes seperti EKG mungkin diputihkan untuk mendiagnosis kondisi jantung dengan lebih tepat.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: