Prabowo Menegaskan Kesungguhan Memerangi Kebocoran Kekayaan Negara di Kejaksaan Agung
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memerangi kebocoran kekayaan negara dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negeri di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu (24/12/2025). Ia menjelaskan bahwa keberanian bangsa sangat penting untuk menghadapi tantangan demi kelangsungan negara.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Prabowo menggambarkan negara seperti tubuh manusia yang mudah mengalami kebocoran, yang bisa berujung pada kehancuran jika tidak segera ditindaklanjuti. Dengan tegas ia menyampaikan, "Saya akan mati untuk rakyat Indonesia. Bagi saya mati untuk rakyat kehormatan bagi saya."
Acara yang dihadiri Prabowo merupakan hasil kerjasama antara Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Kejaksaan Agung untuk menyelamatkan aset negara. Langkah ini dirancang untuk meminimalisir praktik pencurian dan korupsi yang dapat merugikan stabilitas keuangan negara.
Prabowo menekankan pentingnya partisipasi berbagai pihak dalam upaya ini. Ia berharap semua elemen masyarakat dapat bersatu dalam melawan praktik-praktik merugikan yang mengancam tatanan hukum dan keadilan di Indonesia.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Dalam pidatonya, Prabowo menggunakan metafora yang kuat guna menggambarkan konsekuensi serius dari korupsi. "Kalau badan manusia tiap hari bocor, bocor, bocor sekian cc di ujungnya, badan itu collapse, mati. Negara sama," ujarnya, menekankan keseriusan dampak kebocoran kekayaan negara.
Ia menjelaskan bahwa korupsi yang dibiarkan akan menyebabkan kehancuran bangsa. Jika tidak dihentikan, tindakan tak bertanggung jawab ini bisa membuat negara kehilangan arah dan tujuan.
Sebagai pemimpin, Prabowo merasa memiliki tanggung jawab untuk melindungi rakyatnya. "Saya dipilih oleh rakyat Indonesia," ungkapnya, dengan menekankan bahwa dukungan rakyat adalah kunci bagi kepemimpinannya.
Di tengah berbagai tantangan yang ada, Prabowo berkomitmen untuk terus berjuang demi kebaikan bangsa. Ia menutup pidatonya dengan tekad yang bulat untuk mempertahankan dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: