Kembali Merasakan Nyeri di Telapak Kaki? Kenali Penyebabnya
Nyeri di telapak kaki sering kali dianggap sepele, namun bisa jadi pertanda masalah kesehatan yang serius. Jika rasa sakit berlangsung lama, penting untuk mengenali penyebabnya.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Pengalaman nyeri ini bisa bervariasi dari kondisi ringan hingga penyakit yang memerlukan perhatian medis. Yuk, kita bahas beberapa penyebab umum yang perlu diperhatikan!
Salah satu penyebab utama nyeri di telapak kaki adalah plantar fasciitis. Menurut Very Well Health, kondisi ini terjadi akibat peradangan pada jaringan penghubung yang dikenal sebagai plantar fascia, membentang dari tumit hingga jari kaki.
Gejala plantar fasciitis biasanya berupa rasa nyeri tajam yang terasa paling intens saat pertama kali menginjak lantai di pagi hari. Risiko terkena kondisi ini meningkat pada mereka yang memiliki kondisi kaki datar, kelebihan berat badan, atau sering berjalan di permukaan keras.
Osteoarthritis juga dapat menyebabkan nyeri di telapak kaki. Ketika sendi mengalami radang, penderita sering kali mengubah cara berjalan, yang pada gilirannya menambah beban di telapak kaki.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Musculoskeletal Care tahun 2023 menunjukkan hubungan antara plantar fasciitis dengan osteoarthritis lutut, dengan nyeri paling terasa di area tumit.
Metatarsalgia adalah kondisi lain yang umum terjadi, di mana nyeri muncul di bagian depan telapak kaki akibat tekanan berlebih pada tulang metatarsal. Rasa sakitnya dapat terasa tajam dan seringkali diperburuk ketika berdiri atau berlari.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Individu yang terlibat dalam aktivitas berintensitas tinggi, seperti berlari, lebih rentan mengalami metatarsalgia. Selain itu, perempuan paruh baya juga cenderung mengalami kondisi ini.
Kapalan dan kutil kaki adalah kondisi tambahan yang dapat menyebabkan nyeri. Kapalan merespons gesekan dari sepatu yang tidak pas, sedangkan kutil disebabkan oleh infeksi virus.
Dikutip dari Healthline, keluhan ini umumnya bisa diatasi sendiri, namun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika muncul tanda infeksi atau jika penderita memiliki diabetes.
Kutil plantar, yang disebabkan oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV), juga dapat menimbulkan nyeri pada telapak kaki. Kondisi ini dapat menyebar melalui kontak langsung atau berbagi barang, seperti sepatu.
Menurut Cleveland Clinic, kutil plantar bisa sangat menyakitkan dan dapat mengubah cara penderita berjalan untuk menghindari rasa nyeri, meskipun biasanya akan hilang dalam satu hingga dua tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: