BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 19:19 WIB

Tiga Strategi Canggih Jaringan Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali

Tiga Strategi Canggih Jaringan Narkoba Jelang DWP 2025 di BaliTiga Strategi Canggih Jaringan Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri baru-baru ini mengungkap tiga modus operandi yang digunakan oleh jaringan pengedar narkotika menjelang acara besar Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Modus-modus ini dirancang dengan cermat untuk menghindari deteksi oleh aparat, menggambarkan kompleksitas perilaku pelaku di dunia peredaran narkoba.

Sistem Tempel: Menghindari Deteksi

Modus pertama yang teridentifikasi adalah sistem tempel. Dalam metode ini, penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung saat transaksi, melainkan melakukan komunikasi jarak jauh.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menekankan bahwa pelaku menyerahkan narkoba atau uang di lokasi tertentu dan memberitahu pihak lain melalui foto atau video.

Tujuan utama dari strategi ini adalah menghindari pelacakan oleh pihak kepolisian, yang berimplikasi pada proses penegakan hukum yang lebih rumit.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Cash on Delivery (COD): Pertukaran Langsung

Modus kedua adalah sistem cash on delivery (COD), di mana penjual dan pembeli berinteraksi secara langsung untuk menukar barang dan uang.

Metode ini memungkinkan transaksi dilakukan di lokasi yang disepakati, yang terlihat lebih aman, tetapi tetap membawa risiko berupa pengawasan oleh pihak berwenang.

Dengan cara ini, pelaku berharap dapat mengurangi risiko tangkapan saat melakukan transaksi.

Transaksi Melalui Perbankan: Adaptasi Teknologi

Modus ketiga melibatkan pendekatan finansial dengan memanfaatkan layanan perbankan. Dalam hal ini, pembeli melakukan transfer uang ke rekening seseorang dalam jaringan pengedaran narkoba.

Brigjen Eko menjelaskan bahwa setelah pembayaran dilakukan, narkoba akan dikirimkan ke pembeli atau disimpan di lokasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, pelaku menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan baru dalam transaksi keuangan yang lebih aman.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tiga Strategi Canggih Jaringan Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!