BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 15:21 WIB

Kementerian ESDM Tegaskan Tidak Ada Tambang di Lereng Gunung Slamet

Kementerian ESDM Tegaskan Tidak Ada Tambang di Lereng Gunung SlametKementerian ESDM Tegaskan Tidak Ada Tambang di Lereng Gunung Slamet

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tidak terdapat aktivitas pertambangan di lereng barat daya Gunung Slamet, tepatnya di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Jeffri Huwae, mengatakan bahwa peninjauan pada 13 Desember 2025 menunjukkan bahwa lahan tersebut kini telah ditumbuhi vegetasi alami.

Klarifikasi Aktivitas Pertambangan

Peninjauan lahan dilakukan oleh Ditjen Gakkum ESDM untuk memverifikasi informasi dugaan aktivitas ilegal di kawasan tersebut.

Jeffri Huwae menyampaikan, 'Kami juga tidak menemukan tanda-tanda potensi longsor pada bekas bukaan lahan sepanjang 3 km tersebut.'

Data menunjukkan bahwa area yang sebelumnya terbuka kini mulai tumbuh rumput dan tanaman yang menciptakan kembali kondisi alami.

Citra satelit Sentinel-2 pada 30 Mei 2025 menunjukkan adanya pemulihan vegetasi di area tersebut.

Sejarah dan Penanganan Lahan

Lahan yang diamati adalah bekas aktivitas PT Sejahtera Alam Energi (PT SAE) saat memiliki izin eksplorasi panas bumi antara 2017-2018.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Pengamatan dari citra Google Maps sebelumnya menunjukkan adanya lahan terbuka yang menimbulkan kecemasan bagi masyarakat terkait kemungkinan kegiatan ilegal.

Menanggapi informasi ini, Kementerian ESDM melaksanakan penelusuran berbasis citra satelit dan data historis.

Jeffri menjelaskan, 'Hasil penelusuran memastikan bahwa pembukaan lahan dilakukan untuk mendukung kegiatan eksplorasi panas bumi.'

Proses Pemulihan dan Pengawasan Lingkungan

Kementerian ESDM menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap proses reklamasi dan penutupan sumur yang tidak aktif.

Jeffri menambahkan, 'Pemantauan dan pengawasan berkelanjutan juga terus dilakukan terhadap aktivitas panas bumi di kawasan tersebut.'

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kementerian ESDM Tegaskan Tidak Ada Tambang di Lereng Gunung Slamet

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!