Fenomena Sprite: Kilatan Merah yang Menghebohkan Langit Prancis
Sebuah fenomena langit langka baru-baru ini menarik perhatian banyak orang ketika kilatan merah menyerupai 'ubur-ubur raksasa' muncul di langit Château de Beynac, Prancis.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
NASA mengonfirmasi bahwa kilatan tersebut adalah fenomena cuaca yang dikenal sebagai sprite, bukan tanda keberadaan makhluk luar angkasa.
NASA menjelaskan bahwa sprite, atau red sprite lightning discharge, terjadi di atas badai petir yang sangat kuat. Fenomena ini biasanya dapat dilihat menggunakan kamera khusus atau dari luar angkasa.
Cahaya berwarna merah ini terbentuk di mesosfer, pada ketinggian 50 hingga 90 kilometer di atas permukaan Bumi. Proses pembentukannya melibatkan interaksi energi listrik dengan molekul nitrogen di atmosfer atas.
Beda dengan petir biasa yang menyambar ke bawah, sprite justru melesat ke arah atas, menciptakan pola yang unik dan mengesankan.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Dalam sebuah pernyataan resmi, NASA menegaskan bahwa 'kilatan merah yang singkat di atas awan badai petir ini merupakan salah satu fenomena listrik paling langka di Bumi'.
Lembaga tersebut juga menekankan bahwa penampakan ini sepenuhnya alami dan konsisten dengan proses listrik di atmosfer atas Bumi.
NASA berupaya memberikan penjelasan yang transparan mengenai fenomena ini dengan memperlihatkan hasil tangkapan ilmuwan Nicolas Escurat dari proyek Spritacular.
Para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah beberapa kali menangkap momen sprite saat melintasi sistem badai besar. Penelitian mengenai fenomena ini diharapkan dapat membantu memahami lebih dalam tentang energi listrik yang berpindah selama badai dahsyat.
Menurut NASA, penemuan terbaru mengenai sprite bisa digunakan untuk memperbaiki model cuaca dan prediksi petir.
Badan antariksa tersebut menyatakan, 'temuan mengenai sprite membantu meningkatkan pemahaman kita tentang lingkungan listrik planet kita', menekankan pentingnya fenomena ini dalam konteks ilmiah.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: