BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 10:49 WIB

Ancaman Gempa di Jakarta: Menggali Potensi Bahaya dari Patahan Sesar

Ancaman Gempa di Jakarta: Menggali Potensi Bahaya dari Patahan SesarAncaman Gempa di Jakarta: Menggali Potensi Bahaya dari Patahan Sesar

Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, kembali menunjukkan ancaman serius dari gempa bumi. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa geliat seismik di Jakarta mencerminkan potensi gempa berkekuatan besar yang harus diwaspadai.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Endra Gunawan, Associate Professor di ITB, menjelaskan pentingnya penelitian mengenai patahan sesar aktif di Jakarta untuk mitigasi risiko bencana. Ini mengingat Jakarta merupakan wilayah padat penduduk yang rentan terhadap bencana alam.

Penelitian Sesar Jakarta

Endra Gunawan mengungkapkan bahwa analisis menggunakan metode GNSS slip-rate menunjukkan deformasi kerak di wilayah Jakarta terukur secara periodik. Patahan di bagian selatan Jakarta memiliki laju pergeseran sekitar tiga milimeter per tahun, dengan kedalaman penguncian tujuh kilometer.

Penelitian ini memperkuat urgensi pemantauan berbasis deformasi sebagai fondasi mitigasi modern. Endra menekankan pentingnya penelitian ini agar masyarakat lebih waspada akan potensi bahaya gempa di daerah perkotaan.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Sesar Baribis-Kendeng dan Dampaknya

Sesar Baribis-Kendeng, sebagai salah satu sesar utama di pulau Jawa, berpotensi besar dalam mempengaruhi Jakarta. Menurut peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Sonny Aribowo, sesar ini melewati berbagai daerah di Jawa Barat, dan mencakup bagian selatan Jakarta.

Sonny menambahkan bahwa lokasi jalur aktif sesar ini harus diketahui agar kewaspadaan terhadap bahaya gempa dapat ditingkatkan. Penelitian di daerah padat penduduk seperti Jakarta dan Bogor menjadi fokus untuk memahami geografi seismik.

Potensi Gempa di Jakarta

Meskipun Jakarta dikenal sebagai kota metropolitan yang relatif aman, catatan sejarah menunjukkan bahwa kota ini pernah mengalami kerusakan akibat gempa. Menurut catatan, Jakarta telah mengalami beberapa kejadian gempa besar, termasuk yang terjadi pada tahun 1699, 1780, dan 1903.

Keberadaan lempeng tektonik aktif di wilayah Indonesia menjadikan Jakarta rentan terhadap ancaman gempa. Rata-rata BMKG mencatat terjadi sekitar 30 ribu kali gempa setiap tahunnya, meningkatkan kebutuhan akan kesiapsiagaan yang lebih baik.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ancaman Gempa di Jakarta: Menggali Potensi Bahaya dari Patahan Sesar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!