BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 18:26 WIB

Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat

Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera BaratPerpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat

Pemprov Sumatera Barat memperpanjang status tanggap darurat akibat sejumlah daerah yang masih belum pulih setelah bencana banjir dan longsor.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat

Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa langkah-langkah tanggap darurat masih terus berlangsung, dengan evaluasi lebih lanjut dijadwalkan pada 8 Desember 2025.

Kondisi Terkini Pasca Bencana

Beberapa daerah seperti Kota Solok dan Kota Payakumbuh telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, namun Kabupaten Agam dan Kota Pariaman masih memerlukan perhatian tinggi.

Gangguan akses jalan dan jembatan yang terputus menghambat distribusi bantuan, memaksa pemerintah provinsi untuk fokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak.

Gubernur Mahyeldi mengungkapkan bahwa langkah-langkah sudah diambil untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih untuk warga yang terdampak bencana.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumlah Pengungsi dan Bantuan yang Diterima

Jumlah pengungsi yang terdata saat ini sekitar 20 ribu orang, dengan banyak dari mereka tinggal di tenda atau hunian sementara (huntara).

Mahyeldi juga memastikan bantuan akan diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat, dengan upaya pembangunan rumah baru atau mencari lokasi alternatif bagi mereka yang tidak memiliki tanah.

Dukungan yang datang dari provinsi lain seperti Riau dan Jambi serta instansi terkait seperti TNI dan Polri turut memperkuat upaya penyaluran bantuan.

Kolaborasi dalam Penanganan Bencana

Kerja sama antara berbagai instansi dan relawan sangat vital untuk memastikan distribusi bantuan berjalan optimal.

Gubernur Mahyeldi menekankan, 'Kerja sama ini sangat penting agar kita bisa menghindari hambatan yang disebabkan oleh alat berat yang beroperasi di lokasi bencana.'

Semua pihak diharapkan untuk bersinergi demi penanganan bencana yang lebih efisien dan efektif.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!